IBL 2017

Menpora Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Basket 2023

  • Indonesia siap menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bola Basket 2023 mendatang.
  • Rencana Indonesia menjadi tuan rumah mendapatkan dukungan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.
Rabu, 10 Mei 2017 00:17 WIB
Editor:
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Pelita Jaya Juara IBL 2017 Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Pelita Jaya Juara IBL 2017

Indonesia siap jika nanti ditunjuk jadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bola Basket 2023. Rencana tersebut pun ikut didukung Menpora Imam Nahrawi. Menurutnya, Indonesia harus segera memperkuat kompetisi bola basket nasional untuk menunjang rencana besar tersebut.

“Jepang dan Filipina sudah mengajak kerja sama, kita harus berusaha mewujudkan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia,” kata Menpora, Imam Nahrawi ketika menyakiskan final IBL 2017 di Britama Arena, Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta, Minggu (07/05/17) kemarin.

Imam akan melaporkan rencana Indonesia menjadi tuan rumah kepada Presiden Joko Widodo. “Saya akan melaporkan hal ini kepada Bapak Presiden agar menjadi hajat nasional,” sambung Menpora.

Pada Kongres Federasi Bola Basket Dunia (FIBA) di Hongkong, 5 Mei lalu, Presiden SEABA Erick Thohir mengungkapkan pencalonan Indonesia bersama Filipina dan Jepang untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia.

Pelita Jaya Juara IBL 2017 Copyright: Herry Ibrahim/INDOSPORTPelita Jaya Juara IBL 2017

Imam sadar, jika menjadi tuan rumah maka Tim Nasional Indonesia harus bersiap menjadi peserta dan berhadapan dengan lawan-lawan tangguh.

“Karena itu IBL harus terus dijaga bahkan ditingkatkan mutunya agar kualitas pemain nasional kita pun meningkat. Bola basket kini terbukti menjadi salah satu olahraga yang diterima semua kalangan,” tegasnya.

Imam sendiri merasa gembira dengan sukses penyelenggaraan IBL 2017. “Selamat dan sukses atas penyelenggaraannya. Ini bisa memacu anak-anak muda untuk makin serius menggeluti bola basket. Saya percaya industri bola basket Indonesia akan makin berkembang,” pungkasnya.