Fidel Castro, Dianggap Diktator namun Bawa Pengaruh Positif untuk Tinju dan Baseball

Sabtu (26/11/16), pemimpin revolusioner Kuba, Fidel Castro wafat di usia 90 tahun. Wafatnya rekan sejawat mantan Presiden Pertama Indonesia, Sukarno ini ternyata sisakan banyak kisah salah satunya soal perannya di dua olahraga yang populer di benua Amerika, tinju dan baseball, Minggu (27/11/16).
Minggu, 27 November 2016 14:10 WIB
Editor: Galih Prasetyo
© INTERNET
Fidel Castro saat bertanding baseball di 2002 bersama eks Presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter. Copyright: © INTERNET
Fidel Castro saat bertanding baseball di 2002 bersama eks Presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter.

Melalui siaran televisi di Kuba, Presiden Kuba, Raul Castro mengumumkan secara resmi bahwa pemimpin revolusioner Kuba yang juga kakak dari Raul, Fidel Castro meninggal dunia di 90 tahun. 

"Panglima revolusi Kuba telah meninggal dunia pada pukul 22:29 malam ini (waktu setempat)," kata Presiden Kuba, Raul Castro.

Wafatnya Castro membuat sejumlah pelarian orang Kuba di Amerika Serikat sempat bersorak gembira. Pasalnya bagi sebagian orang Kuba di pelarian, Castro ialah sosok diktator. 

Sejumlah kisah soal Castro menyeruak pasca wafatnya pemimpin yang memulai karier sebagai seorang pengacara tersebut. Salah satu kisah yang menarik ialah soal peran dirinya ke dua cabang olahraga yang populer di benua Amerika, tinju dan baseball. 

Fidel Castro saat bermain baseball, sejak kuliah ia dikenal sebagai pitcher terbaik.

dailykos.com bahkan melansir bahwa sebelum jadi pemimpin revolusioner Kuba, Castro sempat ditawari kontrak sebagai pemain baseball profesional oleh New York Giants pada 1949. 

Namun tawaran tersebut ditolak oleh Castro karena saat itu ia fokus mengejar gelar sarjana hukumnya. Selama berkuliah hukum di Universitas Havana, Castro dipantau sebagai salah satu pitcher terbaik di kampus itu. 

Berikut kisah seorang Fidel Castro, tokoh kontroversial yang membawa pengaruh besar untuk baseball dan tinju untuk pembaca setia INDOSPORT: