Kejuaraan Catur Nasional 2016

Dua Tahun Berturut, Pecatur Cilik Ini Taklukkan Kejuaraan Indonesia

Aditya Bagus berhasil meraih gelar juara pada Kejuaraan Catur Nasional 2016. Pecatur berusia 10 tahun itu kembali menjadi yang terbaik setelah 2015 lalu juga meraih kemenangan, Jumat (02/12/16).
Jumat, 2 Desember 2016 21:30 WIB
Editor: Mitjanna Lotusina Rangkuti
© Internet
Aditya Arfan Bagus adalah pecatur cilik berprestasi Indonesia. Copyright: © Internet
Aditya Arfan Bagus adalah pecatur cilik berprestasi Indonesia.

Aditya Bagus memang belum dikenal banyak pecinta olahraga di Tanah Air. Namun, Aditya memiliki talenta luar biasa dan segudang prestasi dalam olahraga catur.

Prestasi paling anyar yang diraih Aditya datang dari Kejuaraan Catur Nasional 2016. Putra Indonesia berusia 10 tahun itu berhasil menjadi juara pertama di kompetisi yang diikuti oleh kurang lebih 500 peserta dari seluruh penjuru Nusantara.

Aditya yang selalu didukung penuh oleh orang tua berhasil menjadi yang terbaik setelah melewati tujuh kemenangan dan dua kali imbang. Di usianya yang masih belia, Aditya sudah mengantongi dua gelar juara nasional. Dia juga sudah mengikuti berbagai turnamen internasional seperti Olimpiade Anak 2016 di Rusia. Aditya menjadi atlet paling muda di ajang tersebut.

Sebelumnya, Aditya menjuarai kejuaraan pada 2015 ketika masih berusia 9 tahun. Mempertahankan gelar juara seperti ini bukanlah hal yang mudah dan sangat langka terjadi. Ayah Aditya, Eka Prasaja menyampaikan perasaannya usai kemenangan putranya. "Menjadi juara nasional dua kali dalam dua tahun berturut-turut seperti ini sangat jarang terjadi," kata Eka kepada INDOSPORT.

"Lawan-lawan Aditya juga luar biasa. Aditya harus bertemu lawan yang cukup sulit," lanjut Eka.
 


Aditya Bagus saat akan berlaga di turnamen catur nasional.


Menurut Eka, Aditya meraih prestasi ini dengan melakukan latihan mandiri. Aditya yang belajar di Sekolah Catur Utut Adianto itu tidak didampingi seorang pelatih. Aditya mempersiapkan diri secara mandiri lewat buku dan program komputer.

Mengenai detail dan strategi apa yang akan digunakan Aditya, Eka tak mau membeberkan. "Kalau itu tidak bisa saya sampaikan, nanti bisa dilihat pesaing," ujarnya sambil sedikit bergurau.

Persiapan ini juga dilakukan Aditya untuk bersaing secara internasional pada ajang Penang Open 2016 di Malaysia, Senin (05/12/16) mendatang. Semoga Aditya bisa tampil optimal dan semangat membanggakan Indonesia. Dukungan dari basis pendukung Aditya bernama Teman Aditya pun pasti menyertai.