Andy Murray: Saya Masih Bisa Menang

Petenis nomor satu dunia, Andy Murray mulai melupakan kekalahan pertamanya di tahun ini dari Novak Djokovic. Ia ingin fokus melakukan persiapan untuk menghadapi Australia Terbuka, Senin (09/01/17).

Senin, 9 Januari 2017 11:11 WIB
Editor: Arum Kusuma Dewi
KARIM JAAFAR/AFP/Getty Images
Andy Murray selebrasi dalam pertandingan ATP Qatar Open 2017. Copyright: KARIM JAAFAR/AFP/Getty Images
Andy Murray selebrasi dalam pertandingan ATP Qatar Open 2017.

Usai kalah di final Qatar Terbuka pekan lalu dari seteru terbesarnya, Djokovic, Murray tidak ingin berlama-lama merasa kecewa. Ia menganggap kekalahannya tersebut sebagai ujian di awal tahun.

"Secara fisik, itu adalah ujian bagus untuk mengawali tahun ini, dan saya melakukannya dengan baik. Tentu saja saya kecewa tidak menang tetapi saya bermain cukup bagus di beberapa pertandingan terakhir," kata petenis 29 tahun ini, dikutip Express.

Suami dari Kim Sears ini pun merasa positif dengan tubuhnya. "Badan saya terasa baik-baik saja sekarang, jadi itu hal positif. Sebelumnya terasa agak nyeri setelah pertandingan minggu lalu, tapi saya merasa lebih baik setiap harinya dan saya pikir itu hal positif," tambahnya.


Andy Murray (kanan) menyerah dengan skor 3-6, 7-5, 4-6 di final Qatar Terbuka 2017.

Kekalahan dari petenis Serbia merupakan kekalahan pertama Murray semenjak kalah dari Juan Martin del Potro di semifinal Piala Davis, September 2016 lalu. Ia pun optimistis mampu kembali ke performa baiknya saat berlaga di Australia Terbuka, 16-29 Januari mendatang.

"Saya pikir saya masih punya kesempatan menang Australia Terbuka setelah malam ini. Saya pikir hal itu tak berubah," pungkas peraih tiga gelar grand slam itu.

Tulis Komentar Anda