Tampil di Kancah Asia, PB ISSI Ingin Indonesia Dilihat Mata Dunia

  • PB ISSI mengikuti Kejuaraan balap sepeda Asia.
  • Selain ikut kejuaraan balap, PB ISSI juga ikut Kongres Federasi balap sepeda.
  • Dengan keikutsertaan ini, Indonesia dapat meraih manfaat besar.
Selasa, 7 Maret 2017 16:28 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor:
© INTERNET
Balap sepeda. Copyright: © INTERNET
Balap sepeda.

Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) baru saja mengikuti perhelatan balap sepeda Asia 2017. Selain itu PB ISSI juga menghadiri Kongres Federasi Balap Sepeda Asia.

Dalam kegiatan yang berlangsung 24 Februari hingga 3 Maret di Bahrain, Indonesia berhasil menorehkan hasil maksimal. Dalam ajang balap sepeda Asia, kontingen Indonesia berhasil meraih satu medali perunggu atas nama Liontin Evengelina dari nomor Individual Time.

“Hasil yang tidak terlalu buruk untuk Indonesia mengingat masa persiapan yang cukup pendek," ucap Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari.

Timnas balap sepeda Indonesia.

Selain mensyukuri akan raihan medali yang berhasil diraih oleh kontingen Indonesia, pria yang kerap disapa Okto ini juga menanggapi hasil positif dari keikutsertaan Indonesia dalam Kongres Federasi Balap Sepeda Asia. Baginya, dari Kongres ini menghasilkan beberapa kerjasama yang dapat menguntungkan Indonesia.

“Kehadiran kami di Kejuaraan Balap Sepeda Asia dan Kongres ACC membuka jalur informasi yang lebih besar. Di sana kami bisa bertemu dan berdialog langsung dengan perwakilan dari berbagai negara."

"Hasilnya, kami sudah menyepakati secara lisan kerja sama untuk mengirim atlet Indonesia berlatih ke negara-negara seperti Jepang, China, Hong Kong, dan Kazakhstan. Bahkan, kami juga sudah menjajaki untuk menitipkan atlet ke tim profesional Astana, yang dimiliki oleh Kazakhstan,” jelas Okto.