Asian Games 2018

Indonesia Jadi Tuan Rumah, Ini Kriteria Stasiun Televisi yang Bakal Tayangkan Asian Games 2018

  • Asian Games 2018 di Indonesia menjadi salah satu gelaran olahraga terbesar yang akan diselenggarakan Indonesia. 

  • Pembicaraan mengenai stasiun televisi mana yang berhak menayangkan ajang tersebut telah mulai dibicarakan agar seluruh masyarakat di Indonesia bisa menyaksikan pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut.


Rabu, 8 Maret 2017 20:47 WIB
Penulis: Lanjar Wiratri | Editor: Ramadhan
Indosport/Internet
Logo Asian Games 2018 Copyright: Indosport/Internet
Logo Asian Games 2018

Presiden Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 di Indonesia (INASGOC), Erick Thohir, mengungkapkan kegiatan promosi ajang pesta olahraga Se-Asia tersebut. Tak hanya promosi di dalam, namun aktivitas pengenalan gelaran Asian Games 2018 juga akan dilakukan di luar negeri.

INASGOC belum secara resmi memutuskan stasiun televisi mana yang berhak menayangkan ajang 4 tahunan tersebut. Namun, Erick berharap jika nantinya siaran Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang dapat dinikmati oleh setiap lapisan masyarakat Tanah Air.

“Berhadapan dengan situasi itu, persiapan masih bisa kita tanggulangi. Ratas juga semua Kementerian ikut terlibat. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kemenkominfo,  Rudiantara, Kemenpupera, dan Menteri dalam negeri akan membantu percepatan agar seluruh masyarakat Indonesia bisa merasakan semangat persamaan Asian Games,” ujar Erick.

“Untuk dana broadcasting dari Dewan Olimpiade Asia (OCA)  akan ditentukan nanti. OCA kerja sama dengan sponsor kita dari INASGOC menyaksikan karena peranan kita sebagai event organizer,” tambahnya.

“Untuk stasiun televisi, nantinya akan kita buat pool tujuannya agar semua masyarakat Indonesia bisa menyaksikan Asian Games 2018,” tutupnya.

INASGOC saat memantau venue Asian Games 2018

Pihak Dewan Olimpiade Asia (OCA) melakui wakil presiden kehormatan mereka, Wei Jizhong, mengapresiasi berbagai persiapan yang telah dilakukan Indonesia untuk menyambut Asian Games 2018. Jizhong menilai Indonesia sebagai tuan rumah melakukan pekerjaan dengan sangat baik.

“Untuk persiapan Indonesia dapat dikatakan melakukannya dengan lancar. Untuk urusan venue, kita tidak perlu jadi lebih cepat, yang penting tepat waktu dan fasilitas olahraga tersebut dapat digunakan untuk jangka waktu 20 hingga 25 tahun,” tutupnya.