Merasa Digantung, Mayweather Sebut McGregor Hanya Bisa Menggonggong

  • Conor McGregor dan Floyd Mayweather gencar diberitakan akan menggelar pertarungan.
  • Mayweather menganggap McGregor tidak serius mengurus perizinan pertarungan dengan dirinya.
Rabu, 8 Maret 2017 11:43 WIB
Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Indosport/Getty Images
Floyd Mayweather vs Conor McGregor. Copyright: © Indosport/Getty Images
Floyd Mayweather vs Conor McGregor.

Semenjak pertengahan 2016 lalu, petarung fenomenal UFC, Conor McGregor selalu menyerukan kalimat-kalimat bernada tantangan kepada mantan petinju Amerika Serikat, Floyd Mayweather.

Seolah tidak ingin hanya menjadi bahan ejekan, Mayweather pun kerap melontarkan kalimat-kalimat yang balik mengejek McGregor. Kelakuan keduanya pun semakin mengindikasikan bahwa mereka akan segera bertemu di atas ring.

Pada Februari 2017 lalu, keduanya pun dikabarkan sudah mengadakan pertemuan untuk mengurus kontrak terkait pertarungan dengan aturan tinju tersebut. Namun, saat itu kontrak masih belum bisa berjalan lantaran McGregor masih terikat dengan UFC.

Mayweather merasa McGregor tidak serius mengurus pertarungan dengannya.

Mayweather pun meminta McGregor segera mengurus perizinan, sehingga mendapat restu dari Pimpinan UFC, Dana White. Namun, hingga saat ini masih belum ada usaha nyata yang dilakukan McGregor untuk bisa mendapatkan izin dari White.

Hal tersebut pun membuat Mayweather jengkel karena merasa nasib pertarungan dirinya seperti digantung. Dengan penuh nada kekesalan, petinju yang selama kariernya belum pernah mengalami kekalahan itu menyebut McGregor sebenarnya takut menghadapi dirinya.

"Saya merasa Conor McGregor sama sekali tidak punya rasa hormat pada saya. Saya memang belum tahu pertarungan kami akan terlaksana atau tidak. Bila memang pada akhirnya batal terjadi, saya jujur tidak merasa ada masalah," tuturnya seperti dikutip dari Mirror.

McGregor dinilai Mayweather sebenarnya takut bertarung tinju dengannya.

"Tapi satu hal yang buat saya jengkel adalah kenyataan kalau dia itu seperti selalu menggonggong. Ketika dia menyelesaikan urusannya dan menandatangani kontrak, ia bisa menggigit saya."

"Namun, saat ini ia cuma berani menggonggong dan seperti tidak ingin terlibat pertarungan dengan saya," tutupnya.