Asian Games 2018

Kemenpora Desak INASGOC Sediakan Gelanggang Tambahan Asian Games

Kamis, 9 Maret 2017 | 23:23 WIB
  • Penyelenggaraan Asian Games 2018 masih membutuhkan gelanggang tambahan di luar GBK dan Jakabaring.
  • Kemenpora mendesak INASGOC untuk segera mengajukan penyediaannya.
Humas INASGOC
Koordinasi Rapat Komite VI Asian Games 2018. Copyright: Humas INASGOC
Koordinasi Rapat Komite VI Asian Games 2018.

Sejumlah pertandingan cabang olahraga Asian Games 2018 ternyata belum memiliki gelanggang untuk penyelenggaraannya. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pun meminta Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) 2018 untuk mengajukan tambahan gelanggang di luar kompleks Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta dan komplek Jakabaring, Palembang.

"Sejumlah cabang olahraga yang belum jelas gelanggangnya antara lain jetski, layar, kriket, dan rugby. Cabang-cabang olahraga itu belum jelas siapa yang akan membiayai pembangunan atau renovasi gelanggangnya," kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto.

Menurutnya, hal tersebut merupakan persoalan lama INASGOC menyusul fokus panitia Asian Games 2018 itu terhadap renovasi Gelora Bung Karno dan Jakabaring, serta pembayaran biaya penyiaran kepad Dewan Olimpiade Asia (OCA).

"Kami anggap persoalan itu belum terlambat untuk diselesaikan karena penyediaan gelanggang-gelanggang itu tidak membutuhkan penyelesaian yang panjang seperti rugby atau jetski yang tidak membutuhkan gedung sendiri," kata Gatot yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II INASGOC itu.

Selain gelanggang-gelanggang cabang olahraga di luar Gelora Bung Karno dan Jakabaring, Kemenpora juga masih melakukan kajian terkait penggunaan gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE) di kawasan Bumi Serpong Damai Tangerang Selatan.

"Presiden meminta ada kajian terkait penggunaan ICE itu. Kami menerjemahkannya dalam beberapa hal seperti aspek biaya dan kemacetan lalu-lintas," kata Gatot.

Editor : Gema Trisna Yudha