Jadi Ketua Kontingen Asian Games 2018, Wakapolri: Hobi Saya Olahraga di Laut

  • Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin ditunjuk sebagai ketua kontingen atau Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk memastikan prestasi atlet nasional pada Asian Games di Jakarta dan Palembang.
  • Syafruddin mengatakan bahwa olahraga adalah dunianya.
Senin, 8 Januari 2018 21:06 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Isman Fadil
© Istimewa
Syafruddin (kiri) dan Ketua KONI Pusat Tono Suratman. Copyright: © Istimewa
Syafruddin (kiri) dan Ketua KONI Pusat Tono Suratman.

Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin ditunjuk sebagai ketua kontingen atau Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk memastikan prestasi atlet nasional pada Asian Games di Jakarta dan Palembang, 8 Agustus sampai 2 September 2018. Penunjukan tersebut dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla selaku ketua Dewan Pengarah Panitia Pelaksana Asian Games 2018. 

Syafruddin mengatakan bahwa olahraga adalah dunianya. Pria 56 tahun ini mengaku masih memegang beberapa organisasi induk olahraga Indonesia seperti Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina).

"Banyak favoritnya. Saat ini saya masih menjadi ketua pembina PSSI, Muay Thai, Pertina, lalu ada jetski. Olahraga adalah dunia saya," katanya di Kantor KONI, Senin (08/01/18).

Tak hanya itu, pria kelahiran Makassar ini mengaku senang berolahraga renang di laut. Selain renang, Syafruddin juga senang dengan olahraga karate.

Wakil Kepala Polri Komisaris Jendera (Pol) Syafruddin Copyright: Panturapos.comWakil Kepala Polri Komisaris Jendera (Pol) Syafruddin

"Hobi saya olahraga di laut, berenang. Saya juga suka karate, banyak hobinya," sambungnya.

Syafruddin menatap optimistis kontingen Indonesia di Asian Games 2018 mendatang. Dia juga meminta sejumlah pihak untuk terlibat dalam suksesnya hajatan yang bakal digelar pada bulan Agustus mendatang.

"Wakil CdM-nya itu dari TNI, Mayor Jenderal Herindra namanya, kemudian dari unsur KONI, unsur Kemenpora, unsur KOI, dan mungkin masih ada unsur di luar dari itu. Mungkin ada dari media, bukan mungkin tapi pasti ada," tambah Syafruddin.