MotoGP

Siap Gelar MotoGP Indonesia 2018, Dorna Nantikan Sirkuit Jakabaring

CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, membuka peluang penyelenggaraan MotoGP Indonesia pada 2018 mendatang. Pihak Dorna terus menanti kesiapan Sirkuit Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (12/02/17).

Minggu, 12 Februari 2017 12:39 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha
Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT/Istimewa
Siap gelar MotoGP Indonesia 2018, Dorna nantikan Sirkuit Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan. Copyright: Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT/Istimewa
Siap gelar MotoGP Indonesia 2018, Dorna nantikan Sirkuit Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan.

Harapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan MotoGP 2018 semakin terbuka lebar. Sebabnya, Dorna Sports selaku penyelenggara balapan paling bergengsi ini juga berkeinginan  untuk menggelar balapan di Nusantara.

Popularitas MotoGP menjadi salah satu alasan ketertarikan Dorna untuk menggelar balapan di Indonesia. Karenanya, Indonesia memiliki peluang sangat besar untuk menjadi salah satu tuan rumah pada 2018 mendatang.


Para pembalap MotoGP.

CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta mengakui pihaknya terus menanti kelanjutan pembangunan sirkuit Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan. Jika tak ada aral melintang, Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Marc Marquez, serta para pembalap MotoGP lainnya, akan adu cepat di Bumi Sriwijaya.

"Proyek di Sumatera Selatan, Indonesia, terus berlanjut dan kami terus memantaunya," kata Ezpeleta seperti dilansir Tuttomotoriweb.

Ezpeleta memang telah mengetahui keinginan kuat Indonesia untuk menjadi penyelenggara MotoGP. Ia bahkan telah bertemu dengan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, saat penyelenggaraan MotoGP Malaysia, di sirkuit Sepang, Oktober 2016 lalu.

Rencana desain sirkuit Jakabaring.

Dalam pertemuan tersebut, Alex mengungkapkan rencana pembangunan sirkuit yang akan dibangun di atas tanah seluar 120 hektar. Rencananya, sirkuit Jakabaring akan memiliki panjang lebih dari 4,3 kilometer.

Selain Indonesia, Finlandia juga mendapat peluang besar untuk menghelat MotoGP. Hanya saja, penyelenggaraannya diperkirakan baru akan berlangsung pada 2019 mendatang. Sebab cuaca musim dingin membuat pekerjaan pembangunan menjadi lebih lambat.

"Kalau mereka tak bisa menyelesaikannya pada 2018, maka tahun depannya akan berlangsung," ucap Ezpeleta.

Iklan

Tulis Komentar Anda