Djarum Sirnas 2017

Cari Bibit Pebulutangkis Indonesia, Djarum Sirnas Akan Kembali Digelar

  • Djarum Sirnas akan kembali diselenggarakan di delapan kota besar Indonesia.
  • Hasil poin yang diraih para peserta akan menjadi acuan peringkat nasional dan seleksi masuk Pelatnas.
Kamis, 9 Maret 2017 21:01 WIB
Editor: Arum Kusuma Dewi
© PBSI
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska. Copyright: © PBSI
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska.

Kejuaraan Djarum Li Ning Sirkuit Nasional 2017 kembali bakal digelar di delapan kota besar di Indonesia. Sirkuit nasional adalah rangkaian kejuaraan bulutangkis terbesar di Indonesia yang memainkan pertandingan di kelompok usia remaja (U-17), taruna (U-19), serta dewasa.

Seperti tahun lalu, sirnas kembali hadir dengan titel premier. Jika sepanjang 2016 ada dua sirnas premier, yaitu di DKI Jakarta dan Jawa Timur, tahun ini bakal ada tiga sirnas premier karena Jawa Barat juga bakal menyandang predikat sirnas premier.

Sirnas merupakan salah satu wadah uji kompetensi serta efektivitas program latihan yang dijalankan atlet selama berada di klub. Lewat sirnas pula muncul bibit-bibit potensial yang nantinya mengemban tugas untuk melanjutkan tongkat estafet dari para senior serta mendukung berjalannya roda regenerasi di masa yang akan datang.

“Sirnas adalah suatu ajang kompetisi yang menjadi program PBSI yang tujuannya memberikan wadah evaluasi dari hasil pembinaan klub atau pengurus provinsi. Dari hasil sirnas tersebut kita bisa memantau kemajuan hasil pembinaan klub-klub yang ada di Indonesia, dan dari sirnas pula akan tersusun ranking pemain-pemain Indonesia di segala level kategorinya,” ujar Achmad Budiharto, Sekretaris Jenderal PP PBSI.

“Tahun ini rasanya belum banyak perubahan dalam pelaksanaan sirnas, hanya dari sisi keabsahannya, kami berharap fairness dan fairplay bisa lebih baik,” tambahnya.

Ditambahkan Budiharto, hasil ranking poin nasional menjadi acuan para pemain yang akan diseleksi masuk Pelatnas. Poin sirnas menjadi acuan utama penyusunan peringkat poin nasional para atlet tersebut. Sehingga konsistensi prestasi para atlet yang ikut sirnas menjadi salah satu tolok ukur dasar pembinaan di Pelatnas.

“PP PBSI berharap dengan diselenggarakannya sirkuit nasional, semoga pembinaan di daerah dan klub-klub menjadi lebih baik. Sehingga bisa melahirkan atlet-atlet berkualitas untuk regenerasi di level nasional, karena ujung tombak Pelatnas ada di daerah dan klub,” tutur Ricky Soebagdja, Kepala Sub Bidang Humas dan Media PP PBSI.

Berikut daftar kota penyelenggara Djarum Li Ning Sirkuit Nasional 2017:
Manado, 13 -18 Maret 2017
Balikpapan, 27 Maret – 1 April 2017
Jakarta, 1-6 Mei 2017
Bandung, 17-22 Juli 2017
Semarang, 21-26 Agustus 2017
Batam, 4-9 September 2017
Mataram, 2-7 Oktober 2017
Surabaya, 23-28 Oktober 2017