All England

Mengenal Sir George Thomas, Si Penguasa All England

  • Sir George Thomas adalah atlet bulutangkis tersukses di Inggris, khususnya di turnamen All England.
  • Selain di bulutangkis, ia juga berbakat di cabang catur dan tenis.

Kamis, 9 Maret 2017 14:34 WIB
Editor: Arum Kusuma Dewi
bwfmuseum/junglekey
Sir George Alan Thomas. Copyright: bwfmuseum/junglekey
Sir George Alan Thomas.

Indonesia bisa berbangga hati karena memiliki pemain tunggal putra terbaik yang mencatatkan rekor di ajang bulutangkis tertua dan prestisius, All England. Rudy Hartono tercatat sebagai peraih gelar tunggal putra terbanyak, yakni delapan gelar, bahkan tujuh di antaranya diraih secara berturut-turut.

Namun ternyata, pebulutangkis yang secara keseluruhan mendominasi All England adalah atlet asal Inggris itu sendiri, yakni Sir George Alan Thomas. Atlet yang lahir pada 14 Juni 1881 ini meraih total 21 gelar di All England, terdiri dari 4 gelar tunggal putra, 9 gelar ganda putra, dan 8 gelar ganda campuran. Sebuah rekor yang belum bisa ditandingi oleh atlet-atlet modern.

Sir George Thomas saat berpasangan dengan Ethel Thompson.

Pada tahun 1934, ia membantu mendirikan Federasi Bulutangkis Internasional (IBF), yang sekarang dikenal dengan sebutan BWF. Sir Thomas pun didapuk menjadi presiden federasi pada 1934 hingga 1955.

Sir Thomas pun membuat kompetisi beregu pria yang diinspirasi turnamen Piala Davis, yakni The International Badminton Championship Challenge Cup pada 1939. Sembilan tahun berselang, turnamen ini dinamai Piala Thomas, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan prestasi Sir Thomas di dunia bulutangkis.

Sir Thomas tercatat telah membela Inggris selama 26 tahun di bulutangkis dan memenangkan 90 gelar nasional. Ia pun menulis buku bertajuk The Art of Badminton.

Sir George Thomas juga sukses di cabang olahraga catur.

Selain di bulutangkis, pria yang tak pernah menikah ini juga berbakat di cabang olahraga lain. Dalam kompetisi tenis, ia aktif bermain di Wimbledon era 1911-1926. pernah mencapai perempatfinal sektor tunggal dan semifinal sektor ganda putra di Wimbledon pada 1911.

Namun cabang lain yang berhasil ia kuasai adalah catur. Bersamaan dengan prestasinya di bulutangkis, ia tercatat memenangi Kejuaraan Catur Inggris pada 1923 dan 1934. Ia juga menjuaraI Hastings International Chess Congress 1934/5 bersama dengan Max Euwe. Pada tahun 1950, Sir Thomas dianugerahi gelar International Master dari Federasi Catur Internasional (FIDE). Di tahun yang sama, ia juga menjabat sebagai Presiden Asosiasi Bulutangkis Inggris.

Komentar