Indonesia Open 2017

Pasangan Denmark Murka Dapat Ancaman Pembunuhan di Sosmed

  • Mathias Boe mengaku mendapat ancaman dibunuh di sosial media.
  • Dia sangat geram saat ancaman seperti itu disebut lelucon.
Senin, 19 Juni 2017 16:31 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor:
© Herry Ibrahim/Indosport.com
Mathias Boe dan Carsten Mogensen Copyright: © Herry Ibrahim/Indosport.com
Mathias Boe dan Carsten Mogensen

Pasangan Denmark, Mathias Boe mengaku mendapat ancaman pembunuhan. Ancaman ini tak lepas akan aksi provokatif yang ia lakukan pada penonton di ajang Indonesia Open 2017.

Mathias Boe/Carsten Mogensen seakan menjadi momok bagi suporter bulutangkis Indonesia. Terlebih sikap Mathias Boe yang dinilai melakukan gerakan provokatif usai menyingkirkan wakil Indonesia, Fajar Alfian/M Rian Ardianto di Indonesia Open 2017.

Mathias Boe dan Carsten Mogensen Copyright: Herry Ibrahim/Indosport.comMathias Boe.

Boe melakukan gerakan selebrasi dengan menggoyang-goyang bokong ke arah tribun sehingga mengundang amarah netizen. Tak sampai di situ, pebulutangkis 36 tahun itu juga melontarkan perkataan yang tidak menyenangkan di akun Instagram pribadinya.

Tak ayal, dirinya pun mendapat serangan dari netizen Indonesia. Menanggapi hal ini, Boe mengaku sangat geram, terlebih ada yang mengancam akan kelangsungan hidupnya.

Baca juga:

"Saya tidak mengerti, saya melalu menunjukkan perjuangan besar saat saya bermain di lapangan. Selebrasi itu merupakan ungkapan emosional yang kami rayakan dengan tarian," ucap Boe, Senin (19/06/17).

"Kalau Anda mengancam kehidupan seseorang pasti dimanapun itu akan membawa kamu ke penjara. Anda pikir lelucon seperti 'Ingin meledakan bom bunuh diri dekat saya' itu lucu. Saya mendapat ratusan ancaman di seluruh media sosial saya," jelas dia.

Mathias Boe/Carsten Mogensen usai pertandingan lawan Fajar/Rian. Copyright: Herry Ibrahim/INDOSPORTMathias Boe/Carsten Mogensen usai pertandingan lawan Fajar/Rian.

Boe sendiri benar-benar geram akan semua ancaman tersebut. Bahkan dia menilai siapapun yang melakukan lelucon dengan membahayakan dirinya adalah bentuk ancaman tak terdidik.

"Kalau saya tidak dihormati mungkin itu bagian dari pertandingan. Tapi kalau kalian pikir mengancam orang itu lucu, berarti Anda salah mendapat didikan dari orang tua Anda," tutup dia dengan kesal.