Indonesia Berburu Poin di Denmark Terbuka Demi Dubai SSF 2017

  • Deretan pebulutangkis top Indonesia bakal berjuang Denmark Terbuka 2017 pada Oktober mendatang.
Kamis, 28 September 2017 20:07 WIB
Editor: Irfan Fikri
© Humas PBSI
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lolos ke semifinal Malaysia Open 2017 Copyright: © Humas PBSI
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lolos ke semifinal Malaysia Open 2017

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengincar turnamen bulu tangkis berlevel Super Series Premier Denmark Terbuka 17-22 Oktober 2017 sebagai pengaman langkah punggawa-punggawa tanah air menuju Super Series Final di Dubai akhir tahun mendatang.

"Denmark Terbuka adalah turnamen penting karena merupakan Super Series Premier pertama dari dua tersisa di tahun ini yang menentukan langkah ke Super Series Final (SSF) 2017 di Dubai," kata Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto kepada Antara.

Caption Copyright: INTERNETCaption

Untuk melangkah ke Dubai, pemain-pemain dari seluruh dunia akan bersaing untuk menempati posisi delapan besar di daftar klasemen dengan poin yang mereka kumpulkan di setiap kejuaraan.

Berprestasi dalam turnamen Super Series Premier seperti Denmark Terbuka tentu menjadi incaran pemain-pemain top dunia termasuk Indonesia karena poin yang ditawarkan di sana adalah yang terbesar dibanding turnamen lainnya.

"Setiap kali kita mengirimkan pemain ke kejuaraan tentunya harapan besar mereka memberi hasil maksimal dan kebetulan karena Denmark termasuk yang terakhir sebelum Dubai, kami mengharapkan tim utama bisa tampil dan mendapatkan hasil maksimal untuk mengamankan langkah mereka ke Dubai," ujar dia.

Dalam laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) hingga tanggal 28 September 2017, ada lima wakil Indonesia di tiga nomor berbeda yang berada di daftar delapan pemain teratas yang berhak berlaga di Dubai 13-17 Desember 2017 mendatang.

Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie di tunggal putra; Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dalam ganda putra; serta dua pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Dari kesemuanya wakil Indonesia tersebut hanya Marcus/Kevin, Praveen/Debby dan Tontowi Liliyana yang menempati posisi terbilang aman dalam daftar klasemen pemain yang berhak menuju Dubai dibandingkan Ginting dan Jonatan.

Marcus/Kevin kini menempati peringkat teratas klasemen "road to Dubai" di ganda putra dengan membukukan poin 48.080, sedangkan Praveen/Debby dan Tontowi/Liliyana menempati peringkat empat dan lima dengan masing-masing membukukan poin 31.680 dan 29.190.

Sementara Ginting dan Jonatan saat ini menempati posisi "rawan" yang berada di peringkat tujuh dan delapan klasemen menuju Dubai dengan masing-masing membukukan poin 27.200 dan 26.810.

Posisi mereka bisa saja terkejar oleh Sai Praneeth B dari India dan pemain senior China Lindan yang berada di posisi sembilan dan 10 dengan masing-masing sudah mengumpulkan poin 26.760 dan 26.400.