PBSI Berharap Renovasi Pelatnas Cipayung Bisa Segera Dimulai

  • PBSI menyebutkan renovasi Pemusatan Latihan Nasional Cipayung yang direncanakan sejak awal tahun 2017 diharapkan bisa dimulai awal Maret 2018.
  • Renovasi dilakukan guna menunjang keperluan para atlet yang bernaung di Pelatnas PBSI. 
Rabu, 17 Januari 2018 20:19 WIB
Editor: Abdurrahman Ranala
© HUMAS PBSI
Jusuf Kalla saat memberikan pidato di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Copyright: © HUMAS PBSI
Jusuf Kalla saat memberikan pidato di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

Pelatnas PBSI atau yang lebih dikenal dengan nama Pelatnas Cipayung diharapkan akan segera memulai renovasi. Renovasi diperlukan untuk menunjang kebutuhan bagi para atlet penghuni pelatnas yang menjadi lumbung atlet berprestasi bulutangkis Indonesia tersebut. 

Kabar akan direnovasinya pelatnas Cipayung ini didapatkan dari Sekjen PBSI Achmad Budiarto. 

"Renovasi sudah dalam progres, Insya Allah sesuai kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla, akan ada dana khusus untuk renovasi, mudah-mudahan pada 1 Maret 2018 sudah mulai konstruksi itu," kata Achmad Budiharto di Jakarta, Rabu (17/01/18).

Proses renovasi tersebut, akan dimulai dengan rekonstruksi asrama atlet putra dan putri serta dapur dan ruang makan dengan bekerjasama bersama Kementerian PUPR dan direncanakan rampung pada akhir bulan Juli 2018.

"Nilai kontrak saya lupa, yang jelas anggaran juga dari sana, kami tahu jadi saja," ujar Budiharto.

Dalam periode yang cukup lama tersebut, dipastikan para punggawa pelatnas tidak akan menghuni asrama pelatnas. Budiharto mengaku akan melakukan pengaturan untuk hal tersebut.

"Kami akan mengatur nanti untuk para atlet menempati hotel terlebih dulu sembari menunggu renovasi selesai," ucap dia.

© HUMAS PBSI
Jusuf Kalla saat memberikan pidato di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Copyright: HUMAS PBSIJusuf Kalla saat memberikan pidato di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

Selain renovasi fisik bangunan. Fasilitas yang ada di pelatnas Cipayung juga akan diperbaharui. 

"Pembaharuan ini sedang dalam proses dan sebagian besar sudah diperbaharui, tapi ada beberapa bagian yang dijanjikan belum datang seperti treadmill. Semuanya alat diambil dari fasilitas Hambalang," ujar Budiharto.

Alat-alat treadmill eks fasilitas olahraga Hambalang tersebut, direncanakan akan diberikan enam unit. Namun baru ada dua unit yang telah diberikan ke pelatnas Cipayung.

© HUMAS PBSI
Jusuf Kalla saat mencoba smash shuttelcock di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Copyright: HUMAS PBSIJusuf Kalla saat mencoba smash shuttelcock di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

Untuk pengadaan fasilitas sendiri, tambah Budiharto, PBSI selama ini mencoba realistis, menyesuaikan dengan keuangan mereka dan memprioritaskan yang paling dibutuhkan.

"Kalau masih bisa latihan dengan yang ada dulu, kami tidak terlalu ngotot, apalagi ada bantuan dari ex Hambalang. Tapi sebenarnya kami lebih fokus ke Try Out karena dari sana yang sangat menentukan peringkat dan prestasi pemain," ucap Budiharto.