Aksi Bela Timnas, Eks Pemain Feyenoord Berdarah Palembang Siap Berjersey Merah Putih

Sepakbola Indonesia tengah berada di kondisi yang baik, sejumlah pemain berdarah Indonesia yang tersebar di luar negeri pun beramai-ramai ingin bela jersey Merah Putih. Salah satunya ialah pemain yang memiliki darah Palembang, Sumatera Selatan yang kini berkarier di Belanda, Senin (09/01/17).
Senin, 9 Januari 2017 19:10 WIB
Editor: Galih Prasetyo
© Facebook Giovanni Doop
Pemain berdarah Indonesia, Giovanni Doop (kiri) yang saat ini berkarier di SV DSO. Copyright: © Facebook Giovanni Doop
Pemain berdarah Indonesia, Giovanni Doop (kiri) yang saat ini berkarier di SV DSO.

Salah satu program dari PSSI di bawah garis komando Letjen Edy Rahmayadi ialah memajukan prestasi Tim Nasional dengan memanggil pemain berdarah Indonesia yang berada di luar negeri. 

Menjadi wajar memang jika program tersebut kemudian kembali dilanjutkan jika menengok pada penampilan salah satu pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang membela Piala AFF 2016 lalu, Stefano Lilipaly. 

Setelah nama Ezra Walian yang beberapa waktu lalu datang ke Indonesia karena di undang PSSI untuk jalani laga persahabatan, sejumlah pemain lain berdarah Indonesia di negeri Belanda pun tak mau ketinggalan ingin bisa membela tanah leluhur mereka. 

Salah satunya Giovanni Doop, gelandang berusia 14 tahun yang memiliki darah Palembang. Doop yang saat ini tinggal di Belanda bersama sang ibunda, beberapa waktu lalu sempat memposting foto dirinya sambil memegang tulisan, 

"Saya #Giovanni Dopp. Saya mau main buat #Timnas Indonesia," 

Foto tersebut ia posting di akun media sosialnya. Saat dihubungi INDOSPORT, Doop mengatakan bahwa memang benar ia ingin membela Timnas Indonesia, 

"Saya ingin membela Indonesia. Sepakbola sudah menjadi bagian dalam hidup saya," kata Doop. 

Siapa Giovanni Doop? Kepada INDOSPORT, Doop menceritakan bahwa kakek dan neneknya dari sang ibu memiliki darah Palembang.

Saat ini Doop tercatat sebagai pemain SV DSO, klub Belanda yang berada di kasta keenam Liga Belanda. 

"Sebelumnya saya sempat berlatih dan membela Feyenoord dan ADO Den Haag," kata pemain yang berposisi sebagai gelandang ini.

Lebih lanjut, Doop menceritakan bahwa sejak umur tiga tahun ia sudah mengolah si kulit bundar. Ditanya bagaimana ia bisa bergabung dengan Feyenoord dan ADO Den Haag, Doop mengatakan bahwa hal itu dimulai saat ia mengikuti pelatihan di akademi dua klub ternama Belanda tersebut. 

"Setelah saya mengikuti sejumlah latihan, saya kemudian dipanggil untuk bisa bermain dengan tim junior mereka," kata Doop. 

Doop juga mengatakan untuk musim ini bersama SV DSO junior, ia sudah mengemas 7 gol dan 15 assist. Dari penelusuran INDOSPORT, SV DSO senior kini bertengger bermain Eerste Klasse grup B, liga divisi tiga di Belanda.