The Best FIFA Football Awards

Alasan Faiz Subri Urung Kenakan Baju Adat Melayu di Ajang Penghargaan FIFA

Peraih penghargaan FIFA Puskas Award 2016, Faiz Subri sempat berniat untuk mengenakan pakaian adat Melayu saat menghadiri ajang penghargaan The Best FIFA Football Awards 2016 di Zurich Swiss dini hari tadi. Namun niat itu urung ia laksanakan karena sebuah alasan, Selasa (10/01/17).
Selasa, 10 Januari 2017 14:14 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
© FABRICE COFFRINI/AFP/Getty Images
Peraih penghargaan FIFA Puskas Award 2016 asal Malaysia, Mohd Faiz Subri. Copyright: © FABRICE COFFRINI/AFP/Getty Images
Peraih penghargaan FIFA Puskas Award 2016 asal Malaysia, Mohd Faiz Subri.

Gelandang serang milik Penang FA itu menyatakan niatnya untuk mengenakan pakaian adat Melayu saat akan bertolak menuju Zurich, Swiss pada (09/01/17) kemarin. 

Kehadiran Faiz di malam penghargaan insan sepakbola terbaik se-dunia itu diharapkan pemerintah Malaysia bisa mengenalkan budaya Malaysia ke pentas dunia dengan baju adat Melayu yang ia kenakan.


Faiz Subri berniat mengenakan baju adat Melayu dalam gala The Best FIFA Football Awards.

Seperangkat pakaian adat Melayu yang semestinya dikenakan oleh Faiz sendiri telah dipersiapkan oleh Institut Seni Malaysia Melaka (ISMMA) yang diserahkan langsung oleh ketuanya, Tan Sri Dr. Abdul Latiff Abu Bakar beberapa hari sebelum keberangkatan.

Namun niat baik itu urung terlaksana lantaran kondisi cuaca di Swiss tidak memungkinkan bagi Faiz untuk merealisasikannya.


Faiz Subri berniat mengenakan baju adat Melayu dalam gala The Best FIFA Football Awards.

"Sepengetahuan saya cuaca di Switzerland sekarang mencapai 5 derajat celcius. Jika benar demikian, memang agak sulit untuk mengenakan baju Melayu dalam acara tersebut. Tapi saya tetap membawanya, dan jika ada peluang saya akan mengatakannya," ujar Faiz kepada surat kabar Malaysia, Kosmo!.

Dalam acara tersebut, Faiz akhirnya tampil dengan mengenakan pakaian jas hitam berlapis rompi berwarna senada dilengkapi dengan dasi kupu-kupu warna hitam yang melekat pada bagian kerah kemeja putihnya.

Faiz Subri berhasil meraih penghargaan FIFA Puskas Award 2016 setelah gol cantiknya ke gawang Pahang FA saat membela Penang FA di Liga Super Malaysia pada 16 Februari 2016 terpilih sebagai gol terbaik di ajang The Best FIFA Football Awards 2016.

Dari hasil voting, Faiz meraih suara terbanyak, sebesar 59,46 persen suara. Sementara pesaingnya, Marlone mendapatkan 22,86 persen suara, sedangkan 10,01 persen suara sisanya menjadi milik Daniuska Rodriguez.