Top Skor ISC B Siap Berikan yang Lebih Baik Lagi untuk PSIS Semarang

Gelar top skor Indonesia Soccer Championship (ISC) B nampaknya tak membuat Johan Yoga Utama puas. Setelah resmi mengikat kontrak baru dengan PSIS Semarang, Super Jo siap sambut musim baru dengan performa lebih baik lagi, Rabu (11/01/17).
Rabu, 11 Januari 2017 21:48 WIB
Editor: Gregah Nurikhsani Estuning
© Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT/Istimewa
Striker PSIS Semarang, Johan Yoga Utama. Copyright: © Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT/Istimewa
Striker PSIS Semarang, Johan Yoga Utama.

Kabar mengenai resminya Johan Yoga bertahan di tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu dibenarkan oleh General Manager PSIS Semarang, Wahyu Winarto. Ia mengaku senang dan puas akhirnya bisa rampungkan proses negosiasi meski sempat berjalan alot.

"Loyalitas mereka kepada PSIS yang membuat negosiasi akhirnya menemui titik temu. Padahal ada banyak klub yang mengincar dua pemain itu, termasuk klub ISL," tegas pria yang akrab disapa Liluk hari Jumat (06/01/17) usai Johan Yoga dan Hari Nur resmi mengikat kontrak.

Kabar ini patut disyukuri lantaran sebelumnya pemain kelahiran Semarang 19 Februari 1990 itu sempat diisukan bakal meninggalkan PSIS. Namun semuanya terjawab setelah Super Jo terlihat mengikuti latihan di Stadion Jatidiri bersama sejumlah anak asuh pelatih kepala Subangkit lainnya.

Apalagi, Johan Yoga berhasil keluar sebagai top skor Indonesian Soccer Championship (ISC) B 2016 dengan gelontoran 15 gol. Fans Mahesa Jenar tentu tidak ingin kehilangan sosok striker bertubuh jangkung tersebut di tengah masa depan Liga Indonesia yang mulai temui titik cerah.

Atas keberhasilannya menjadi pencetak gol terbanyak, Super Jo berhak mendapatkan hadiah uang sebesar Rp50 juta, dan ia berambisi untuk memberikan yang terbaik bagi PSIS Semarang musim ini.

"Hadiahnya Insya Allah untuk aqiqah anak saya yang ke-2," janji Johan Yoga melalui pesan singkat kepada INDOSPORT ketika ditanya mengenai akan digunakan untuk apa hadiah uang juara top skor ISC B.

"Syukur Alhamdulillah kongres berjalan lancar dan jadwal kompetisi sudah keluar. Persiapan saya pribadi ingin lebih baik lagi dari musim kemarin," tambahnya lagi menyikapi hasil kongres PSSI di Bandung beberapa waktu lalu.


Skuat PSIS saat berhadapan dengan Timnas Indonesia U-19 (sumber: panserbiru.net).

Johan Yoga juga memberikan tanggapan mengenai wacana terkait pembatasan kuota pemain asing di Divisi Utama. Ia menyambut positif rencana tersebut karena berimbas positif bagi talenta dan potensi pemain lokal.

"Dengan tidak adanya pemain asing di Divisi Utama, menurut saya itu bagus karena memberikan kesempatan pemain lokal dan pemain muda," tambahnya lagi mengomentari rencana dari operator liga terkait pemberlakuan pembatasan pemain asing.

Di sisi lain, Super Jo juga berterima kasih kepada dukungan suporter setia PSIS Semarang yang selalu hadir baik di laga kandang maupun tandang. Ia lalu berharap renovasi Stadion Jatidiri bisa segera selesai agar pemain menjadi lebih semangat dan suporter yang datang ke stadion lebih banyak lagi.

"Peran suporter PSIS, baik Panser Biru maupun Snex sangat membantu kami di setiap pertandingan. Semoga saja Stadion Jatidiri bisa segera selesai renovasinya supaya pemain juga lebih semangat kalau stadion baru," tutup Johan Yoga.