(VIDEO) Kemenpora Ucapkan Belasungkawa Usai Kepulangan Mendiang Achmad Kurniawan

Rabu, 11 Januari 2017 | 20:02 WIB
Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kepulangan mendiang kiper Arema FC, Achmad Kurniawan. AK, panggilan karib beliau, meninggal akibat penyakit komplikasi yang dideritanya, Rabu (11/01/17).
Ian Setiawan/INDOSPORT
Gatot S Dewa Broto usai mengunjungi Achmad Kurniawan di ruang perawatan Instalasi Gawat Darurat RSU Syaiful Anwar Kota Malang.
Gatot S Dewa Broto usai mengunjungi Achmad Kurniawan di ruang perawatan Instalasi Gawat Darurat RSU Syaiful Anwar Kota Malang.

Kemenpora yang diwakili oleh juru bicaranya, Gatot S. Dewa Broto turut hadir dalam proses pemakaman mendiang Achmad Kurniawan, Rabu (11/01/17) sore di TPU Kampung Baru, Jakarta Timur.

Mewakili pemerintah dan Kemenpora, Gatot mengucapkan salam perpisahan sebelum melepas kepergian almarhum Achmad Kurniawan ke tempat peristirahatan terakhirnya.

"Semoga almarhum di terima di sisi-Nya, dan segala kesalahan diampuni oleh-Nya," ujar Gatot.

"Kami atas nama pemerintah, atas nama Pak Imam Nahrawi, menitip salam untuk keluarga mendiang almarhum Achmad Kurniawan karena Menpora tidak bisa hadir," tambahnya.

Achmad Kurniawan saat memperkuat Arema FC.

Selain itu, Gatot juga memuji kontribusi Arema FC terhadap mendiang Achmad Kurniawan yang dianggapnya begitu besar.

Arema, menurut Gatot, sangat bertanggung jawab sejak dari berpulangnya AK47 hingga mengurusi almarhum sampai dengan dimakamkan.

"Terima kasih untuk keluarga besar Arema FC, atas kontribusi yang luar biasa. Sejak dari rumah sakit, hingga tiba di rumah duka, semua diurus dengan baik," pungkas Gatot.

Sebagai salam penutup, Gatot mengucapkan permintaan maaf dari pemerintah maupun Kemenpora jika terdapat kesalahan maupun tindakan yang kurang menyenangkan di mata almarhum AK47.

Setelah itu, mendiang Achmad Kurniawan langsung dibawa menuju masjid terdekat untuk dishalatkan terlebih dahulu sebelum dikebumikan.

Penulis : Muhammad Adiyaksa
Editor : Ramadhan