Masih Ingin Bersantai, Ranieri Tolak Mantan Jawara Bundesliga

  • Claudio Ranieri dipecat dari manajer Leicester City pasca kekalahan 2-1 dari Sevilla di Liga Champions.
  • Seminggu setelahnya, Ranieri ditawarkan pekerjaan baru sebagai pelatih manajer Wolfsburg.
  • Namun, pelatih kelahiran 65 tahun ini menolak tawaran tersebut. 

Rabu, 8 Maret 2017 23:03 WIB
Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
Charles McQuillan/Getty Images
Claudio Ranieri saat menngendarai mobil. Copyright: Charles McQuillan/Getty Images
Claudio Ranieri saat menngendarai mobil.

Mantan pelatih Leicester City, Claudio Ranieri, dikabarkan telah menolak salah satu tawaran dari klub Jerman, VfL Wolfsburg. Dilansir oleh Leicester Mercury, tawaran itu ia tolak seminggu pasca pemecatannya dari King Power Stadium.

Sang allenatore dipecat secara tidak hormat oleh pemilik Leicester, Vichai Srivaddhanaprabha, melalui Direktur Sepakbola Leicester City, Jon Rudkin. Pemecatan mantan pelatih AS Roma ini dilakukan di sebuah hotel dekat bandara pasca kekalahan melawan Sevilla pada 22 Februari lalu.

Sebagaimana diketahui, Ranieri merupakan mantan pelatih Jamie Vardy dkk selama satu setengah musim. Ketenaran pelatih berusia 65 tahun ini terjadi saat membawa anak asuh The Foxes menjuarai gelar Liga Primer Inggris untuk kali pertama.

Ranieri saat menjuarai Liga Primer Inggris musim 2015/16.

Pada musim 2015/16, Ranieri melambungkan nama-nama seperti Jamie Vardy, Riyad Mahrez, N’golo Kante hingga Danny Drinkwater sebagai pemain yang ditakuti oleh klub-klub papan atas Liga Primer Inggris. Saat itu, The Foxes berhasil menjuarai Liga Primer Inggris dengan meraih 23 kemenangan, 12 kali imbang dan 3 kali kalah.

Hal tersebut sepertinya menjadi opsi pemilihan Ranieri untuk mengepalai Mario Gomez dkk di Volkswagen Arena, demi menyelamatkan posisi Wolfsburg di kancah Bundesliga. Hingga kini, klub yang pernah menjuarai Bundesliga pada musim 2008/09 itu kini bercokol di posisi 15 klasemen sementara Bundesliga, dengan 23 poin.

Wolfsburg sendiri kini sedang mencari pelatih baru, lantaran pelatih sebelumnya, Valerien Ismael, dipecat oleh manajemen klub Die Wolfe. Pemecatan pelatih berusia 41 tahun itu terjadi lantaran performa Mario Gomez dkk tak kunjung membaik. Dalam 13 laga kepemimpinannya, tercatat hanya 4 kali Wolfsburg merasakan kemenangan, dengan hasil 1 kali imbang dan 8 kali kalah.

Iklan

Tulis Komentar Anda