Alasan Luis Milla Sulit Memilih Pemain Terbaik di Posisi Gelandang dan Sayap

  • Luis Milla kesulitan memilih pemain terbaik di posisi gelandang dan sayap.
  • Seluruh pemain yang berposisi sebagai gelandang dan sayap memiliki kualitas yang sama-sama bagus.

Kamis, 9 Maret 2017 23:13 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Tengku Sufiyanto
Herry Ibrahim/Indosport
Pelatih Timnas Indonesia U-22, Luis Milla. Copyright: Herry Ibrahim/Indosport
Pelatih Timnas Indonesia U-22, Luis Milla.

Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22, Luis Milla, mengaku sudah memiliki 25 nama yang akan mengikuti pemusatan latihan jangka panjang Skuat Garuda Muda. Meski begitu, pelatih asal Spanyol tersebut mengakui sempat kesulitan memilih pemain terbaik di posisi gelandang dan sayap.

Timnas U-22 telah menyelesaikan tiga tahapan seleksi untuk 39 pemain. Kini, tim pelatih yang dipimpin Luis Milla akan mengumumkan 25 nama yang bakal mengikuti pemusatan latihan jangka panjang Skuat Garuda Muda.

"Banyak pemain sayap serta gelandang, dan itu membuat Luis Milla senang. Akan tetapi, kita sempat kesulitan memilih 25 pemain karena semuanya bagus," kata asisten pelatih Timnas U-22, Bima Sakti. 

"Untuk 25 pemain yang dipanggil kembali mungkin akan diumumkan usai final Piala Presiden 2017 nanti. Sangat mungkin ada pencoretan, bisa dari tahap satu, dua, atau tiga," tambahnya.

Suasana seleksi hari terakhir tahap ketiga Timnas Indonesia U-22.

Nantinya, Timnas U-22 yang akan melakoni sejumlah laga uji coba. Salah satunya menghadapi Myanmar U-22 dan klub lokal.

Timnas U-22 sendiri diproyeksikan untuk mengarungi SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, akhir Agustus mendatang. Skuat Garuda Muda ditargetkan dapat meraih medali emas, setelah terakhir kali Indonesia meraihnya pada tahun 1991 di Manila, Filipina.

Komentar