Semen Padang Pastikan Tidak Gunakan Jasa Marquee Player, Ini Alasannya

  • Pertimbangan sepakbola sebagai permainan kolektif menjadi dasar bagi Semen Padang untuk tidak mendatangkan marquee player.
  • Faktor finansial tim juga menjadi bahan pertimbangan bagi Semen Padang untuk tidak mendatangkan marquee player. 

Selasa, 21 Maret 2017 04:48 WIB
Kontributor: Taufik Hidayat | Editor: Ahmad Priobudiyono
Herry Ibrahim/INDOSPORT
Skuat Semen Padang saat menghadapi Persib Bandung di ajang Piala Presiden 2017. Copyright: Herry Ibrahim/INDOSPORT
Skuat Semen Padang saat menghadapi Persib Bandung di ajang Piala Presiden 2017.

Di saat tim-tim besar Tanah Air seperti tenggelam dalam euforia marquee player yang bisa dimanfaatkan, bukan hanya untuk memperkuat tim tapi juga sebagai ajang promosi, tim kebanggaan Ranah Minang, Semen Padang tampaknya punya pandangan lain, Selasa (21/03/17).
 
Jelang digulirkannya Liga 1 pada April mendatang, manajemen Kabau Sirah (julukan Semen Padang) membulatkan tekad untuk tidak akan menggunakan marquee player atau pemain kelas dunia yang diyakini memiliki nilai kontrak selangit.
 
Selain alasan dana yang dibutuhkan cukup besar untuk bisa mendatangkan seorang pemain bintang dunia, manajemen Semen Padang juga lebih memilih fokus untuk melakukan pembinaan guna menghasilkan pemain berkualitas.

“Manajemen telah menegaskan tim tidak akan memakai marquee player pada Liga 1 2017, karena kami lebih fokus kepada pembinaan sehingga menghasilkan pemain yang berkualitas dari internal tim,” kata manajer Semen Padang, Win Bernardino.
 
"Pematangan kemampuan pemain di setiap lini menjadi bahan utama kami untuk persiapan tim, karena sepakbola permainan kolektif tim bukan individual," ujarnya.

Skuat Semen Padang saat menghadapi Persib Bandung di ajang Piala Presiden 2017. 

Fokus ini ditujukan untuk menghasilkan pemain yang berkualitas yang berasal dari dalam tim, bukan sebaliknya mendatangkan pemain yang terkenal untuk bermain memperkuat klub. 

Untuk penambahan pemain, Win mengatakan hal tersebut mungkin saja terjadi karena masih menunggu hasil evaluasi dari tim pelatih terhadap penampilan mereka sepanjang Piala Presiden 2017.
 
"Minggu ini akan keluar keputusan dari evaluasi yang dilakukan tim pelatih terhadap pemain, baru di sini bisa ditentukan akan menambah pemain yang seperti apa yang akan direkrut untuk Liga 1," katanya.
 
Di samping itu, pihaknya tengah mempersiapkan laga uji coba tim masih dalam konteks mempersiapkan tim hingga April mendatang.
 
"Untuk laga uji coba masih dipersiapkan dalam bentuk proposal, namun yang pasti persiapan umum, khusus dan taktikal menjadi pusat utama dalam beberapa waktu ke depan," lanjut Win.
 
Terutama dengan pembenahan fisik, apakah nanti diperlukan adanya peningkatan fisik pemain. Karena bisa saja jadwal yang padat untuk Liga 1 yang dapat memengaruhi kondisi fisik pemain.
 
"Di setiap latihan kami selalu perhatikan kondisi fisik pemain, karena hal itu salah satu yang memengaruhi kesiapan pemain dalam berlaga," pungkasnya.
 
Seperti diketahui, sepakbola Tanah Air saat ini memang tengah mengalami demam marquee player seiring dengan keberhasilan Persib Bandung mendatangkan mantan bintang Chelsea dan Real Madrid, Michael Essien.

Tulis Komentar Anda