Kemenangan Bulgaria atas Belanda Memakan Korban

Senin, 27 Maret 2017 04:19 WIB
Editor: Gregah Nurikhsani Estuning
© NIKOLAY DOYCHINOV/AFP/Getty Images
Danny Blind dan anaknya, Daley Blind. Copyright: © NIKOLAY DOYCHINOV/AFP/Getty Images
Danny Blind dan anaknya, Daley Blind.

Kemenangan 2-0 Bulgaria atas Tim Nasional Belanda di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia harus memakan korban. Danny Blind selaku pelatih kepala De Oranye harus kehilangan jabatannya setelah KNVB, PSSI-nya Belanda, memecatnya dari kursi tertinggi Timnas.

KNVB kecewa dengan mantan pemain belakang Timnas Belanda itu, dan akibatnya, Blind harus cabut dari kursi kepelatihan di usia kepemimpinan yang baru menyentuh 20 bulan saja.

Kekalahan atas Bulgaria di Sofia sekaligus menjadi yang kedua di lima laga perdana Kualifikasi Piala Dunia Grup A. Raihan itu membuat Memphis Depay dan kawan-kawan harus terperosok di posisi ke-4 di papan klasemen, tertinggal 6 poin dari pemuncak Prancis dan tiga angka di bawah Swedia.

"Saya harus jujur kepada diri saya sendiri dan tim yang saya latih. Jelas akan sulit bagi kami (Belanda) untuk lolos kualifikasi, kami berada di situasi yang krusial," kata Blind di konferensi pers usai kekalahan 2-0 atas Bulgaria.

"Saya harus tentukan apakah saya masih sanggup membawa tim ini ke Piala Dunia atau tidak," tambahnya.

Namun sayang, KNVB merasa jika Blind tak akan pernah mampu membawa Belanda lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Mereka terpaksa menghentikan Blind yang juga gagal membawa Belanda lolos Piala Euro 2016 kemarin.

"Karena hasil-hasil yang ia raih sangat mengecewakan, dan kini Belanda semakin sulit lolos kualifikasi Piala Dunia Rusia, kami harus ucapkan selamat tinggal kepadanya," kata Jean Paul Decossaux, direktur sepakbola KNVB dilansir laman resmi mereka.

447