Liga 1

Borneo FC Rogoh Kocek Ratusan Juta untuk Urus KITAS

  • Borneo FC memiliki tujuh orang asing mulai dari staf pelatih hingga para pemain.
  • Biaya pengurusan KITAS mencapai Rp40-50 juta untuk masing-masing orang.

Jumat, 21 April 2017 17:21 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
Indosport/Instagram PBFC
Skuat Pusamania Borneo FC Copyright: Indosport/Instagram PBFC
Skuat Pusamania Borneo FC

Manajemen Borneo FC menyebut telah menghabiskan dana hingga ratusan juta rupiah untuk mengurus permasalahan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi para pemain asing dan staf kepelatihannya. 

Maklum saat ini, jajaran pelatih dan pemain Borneo FC diisi oleh tujuh orang asing, mulai dari sang pelatih Dragan Djukanovic, Zoran Banovic (pelatih kiper) dan Vladimir Krunic (pelatih fisik).

Sementara untuk materi pemain Borneo FC ada Flavio Beck Junior dan Helder Lobato asal Brazil, Kunihiro Yamashita dari Jepang dan Shane Smeltz, Selandia Baru.

Sektretaris Borneo FC, Ridhotya Warman mengaku jika pihaknya sangat berkonsentrasi terkait permasalahan ini, meskipun prosesnya diakui cukup rumit dam memakan waktu.

Dragan Djukanovic (Pusamania Borneo FC) Copyright: Grafis:Yuhariyanto/Indosport/YoutubePelatih Borneo FC, Dragan Djukanovic termasuk orang asing yang tengah diurus KITAS nya oleh manejemen tim.

"Sesuai perintah dari Presiden Klub (Nabil Husein Said Amin) ini lagi diurus, perlu diketahui bikin KITAS itu tidak mudah. Perlu beberapa persyaratan dan surat rekomendasi instansi terkait," ungkap pria yang akrab disapa Ridho itu seperti dilansir laman resmi klub.

Untuk mengurus KITAS tersebut, Borneo FC disebut telah menghabiskan biaya puluhan juta, Rp40-50 juta, baik yang baru mengurus atau memperpanjang. Jika dikalkulasi dengan 7 orang, makan manajemen Pesut Etam harus merogoh koce sebesar Rp300 jutaan.

Lebih lanjut, Ridho menjelaskan bahwa saat ini proses tersebut telah berjalan dan pihaknya berusaha agar proses itu bisa tuntas dan rampung sesegera mungkin. 

"Tapi hal itu tak membuat kami berdiam diri, kami tetap mengurusnya kok, tapi seperti yang saya bilang tadi, perlu waktu," tegasnya.

Secara rinci Ridho menjelaskan bahwa dari ketujuh orang asing di Borneo FC, lima orang di antaranya harus melalui proses pengurusan KITAS dari awal, sementara dua lainnya, hanya butuh perpanjangan saja.

"Dragan dan Flavio tinggal diperpanjang saja, karena musim lalu sudah dibuat. Tapi saya yakini musim ini semua pemain dan staf pelatih yang bekerja akan mengantongi KITAS," pungkasnya.

Permasalahan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi orang asing yang terlibat dalam sepak bola Indonesia jadi pembahasan hangat. 

PSSI sebagai induk sepak bola Indonesia bersama operator liga sudah memberikan pemahaman kepada BOPI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga jika masalah ini memerlukan waktu.

Tulis Komentar Anda