Pindah ke Musuh, Ini Pesan Menyentuh Buffon kepada Bonucci

  • Leonardo Bonucci pindah dari Juventus menuju AC Milan.
  • Rekan Bonucci sekaligus kapten Juventus, Gianluigi Buffon, memberikan salam perpisahan yang menyentuh melalui Instagram pribadinya.
Sabtu, 15 Juli 2017 07:51 WIB
Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
©
Gianluigi Buffon dan Leonardo Bonucci, pasca penyerahan medali perak Liga Champions. Copyright: ©
Gianluigi Buffon dan Leonardo Bonucci, pasca penyerahan medali perak Liga Champions.

AC Milan melakukan langkah mengejutkan dengan mendatangkan Leonardo Bonucci, bek andalan Juventus dalam lima musim belakangan ini. Bek berusia 30 tahun itu datang dengan harga 42 juta euro atau sekitar Rp640 miliar.

Baca Juga:

Kepindahan Bonucci dari Juventus ke Milan pun seakan memberikan ‘luka’ tersendiri bagi para penggemar maupun penggawa Bianconeri, tak terkecuali Gianluigi Buffon. Melalui akun Instagram pribadinya, kapten Juventus itu memberikan pesan menyentuh perihal kepindahan sang pemain.

“Rekan setim. Teman seperjalanan. Kita pernah berjalan di jalur yang sama. Jalur kemenangan. Saya harap kamu mendapatkan yang terbaik di perjalanan-mu yang baru,” tulis Buffon dalam Instagram pribadinya, @gianluigibuffon, menggunakan Bahasa Italia.

“Namun, saya akan selalu merindukanmu,” tambahnya.

Gianluigi Buffon memberikan semangat kepada rekan setimnya, Leonardo Bonucci saat Juventus gagal meraih gelar Liga Champions 2016/17. Copyright: INDOSPORTGianluigi Buffon memberikan semangat kepada rekan setimnya, Leonardo Bonucci saat Juventus gagal meraih gelar Liga Champions 2016/17.

Kepindahan Bonucci ke kubu Rossoneri sepertinya menjadi luka yang terdalam bagi Buffon. Bagaimana tidak, sejak didatangkan dari Bari pada Juli 2010, enam gelar Serie A Italia, tiga Coppa Italia dan Supercoppa Italia berhasil diraih bersama-sama.

Selain itu, mereka berdua pun menjadi ikon untuk Si Nyonya Tua di lini belakangan Juventus. Bonucci dan Buffon pernah dua kali menjadi momok menakutkan tim-tim Liga Champions di musim 2014/15 dan 2016/17, walau pada akhirnya mereka kalah di partai puncak oleh Barcelona dan Real Madrid.