Mengerikan, Tembok Stadion Roboh dan Tewaskan 8 Suporter

  • Terjadi insiden berdarah yang menyebabkan sejumlah suporter tewas saat menonton laga final Piala Liga Senegal. 
  • Tewasnya suporter ini diakibatkan oleh runtuhnya tembok stadion tempat laga berlangsung. 
Minggu, 16 Juli 2017 12:45 WIB
Editor: Galih Prasetyo
© mirror.co.uk
Insiden berdarah di sepakbola Senegal. Copyright: © mirror.co.uk
Insiden berdarah di sepakbola Senegal.

Sebuah pertandingan sepakbola tentu akan selalu dipadati oleh para penonton, apalagi jika pertandingan itu satu laga final. Ini juga yang terjadi di Final Piala Liga Senegal beberapa hari lalu. 

Baca Juga: 

Senegal Tersingkir, Liverpool Pulangkan Sadio Mane dengan Jet Pribadi

Pecah, Tangis Mane Iringi Kekalahan Senegal atas Kamerun

Berlangsung di Stadion Demba Dior, laga final mempertemukan USO versus Stade de Mbour. Stadion pun dipenuhi oleh kedua suporter, namun naas terjadi insiden berdarah yang melibatkan para supoter. 

"Tiba-tiba tembok stadion runtuh dan menimpa sejumlah suporter di bawahnya," kata Cheikh Maba Diop, salah satu suporter yang selamat dari insiden berdarah itu seperti dikutip dari The Sun (16/07/17). 

AFP melaporkan bahwa akibat tembok roboh tersebut setidaknya tercatat 8 suporter meninggal dunia dan 49 orang mengalami luka-luka. Usut punya usut ternyata tembok tersebut roboh pasca meletusnya bentrok antar dua suporter tersebut. 

Akibat bentrok dua suporter yang sebenarnya tidak terlalu besar, aparat polisi melepaskan gas air mata. Akibat meletusnya gas air mata ini kepanikan langsung terjadi dan membuat sejumlah suporter berusaha mencari jalan keluar. 

Suasana semakin ricuh setelah sejumlah suporter lain melemparkan batu ke sejumlah orang dan aparat keamanan lainnya. Dari situlah tembok mulai roboh dan menimpa 8 suporter di bawahnya. 

Insiden berdarah di sepakbola Senegal. Copyright: mirror.co.ukInsiden berdarah di sepakbola Senegal.

Presiden Senegal lewat juru bicaranya, Macky Sall langsung merespon insiden berdarah ini dan meminta aparat keamanan memberikan hukuman kepada pihak-pihak yang bersalah. 

"Harus ada hukuman kepada mereka yang bersalah agar ini jadi peringatan," kata Sall.