Liga 2

Batu Melayang dan Suporter Meradang, Laga PSIR Rembang vs Persis Solo Dibubarkan

  • Laga sengit antara PSIR Rembang melawan Persis Solo terpaksa dihentikan.
  • Penyebabnya adalah karena kericuhan antar suporter.
Minggu, 16 Juli 2017 23:02 WIB
Editor: Gregah Nurikhsani Estuning
© Persis Solo Official
PSIR Rembang vs Persis Solo. Copyright: © Persis Solo Official
PSIR Rembang vs Persis Solo.

Laga sengit antara tuan rumah PSIR Rembang menghadapi PSIS Semarang di lanjutan Liga 2 Indonesia 2017 berakhir anti klimaks. Kericuhan yang terjadi di Stadion Krida, Rembang, membuat wasit menghentikan pertandingan tersebut.

Partai antara dua tim yang belum terkalahkan hingga pekan ke-6 itu sebenarnya berjalan sangat menarik. Berulang kali kedua kesebelasan saling serang demi menjaga gengsi dan meraih tiga poin.

Baca juga:

Namun tiba-tiba di awal babak kedua, pasca gol tuan rumah yang dilesakkan oleh Rudy Santoso ke gawang Persis menit 48, terjadilah kericuhan tersebut. Tidak jelas siapa yang memulai, kedua belah suporter mendadak saling lempar botol dan batu.

Menurut pantauan solopos.com, kejadian tersebut bermula ketika suporter Persis Solo melakukan protes kepada wasit Adi Kristiawan. Mereka kecewa karena mensahkan gol yang menurutnya berbau offside.

Kericuhan di Stadion Krida kala PSIR Rembang menjamu Persis Solo. Copyright: Twitter/Kabar TimloKericuhan di Stadion Krida kala PSIR Rembang menjamu Persis Solo.

Mengetahui insiden terkonsentrasi di tribun timur, suporter PSIR lantas berlarian ke arah utara dan sebagian masuk ke lapangan usai pembatas pagar rubuh. Polisi yang berjaga kemudian berusaha menghalau suporter PSIR mendekati tribun selatan, titik fokus Pasoepati, suporter Persis Solo.

Keadaan berujung panas tatkala oknum suporter tuan rumah yang berada di tribun barat ikut memperparah keadaan. Bench tim tamu sampai dilempari batu oleh fans PSIR yang berada dekat dengan tempat ofisial Persis Solo.

Batu melayang ke bench ofisial Persis Solo. Copyright: twitter.com/BadresPasoepati/Batu melayang ke bench ofisial Persis Solo.

Situasi semakin tak terkendali, wasit Adi Kristiawan dari Malang serta match commisioner, Wawan Roeslan menghentikan laga. Sri Widadi, asisten manajer Persis, enggan meneruskan pertandingan karena memang kondisi sudah tidak kondusif.

Hingga berita ini turun, belum ada keterangan mengenai nasib laga ini. Kedua tim menyerahkan seluruh perkara kepada Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.