Liga 2

Injak Pemain Persebaya, Kiper Martapura Diskors 10 Laga

Sabtu, 5 Agustus 2017 12:35 WIB
Editor: Gregah Nurikhsani Estuning
© banjarmasinpost.co.id/frans
Kiper Martapura FC, Ali Budi Raharjo. Copyright: © banjarmasinpost.co.id/frans
Kiper Martapura FC, Ali Budi Raharjo.

Kapok! Mungkin itu kata yang pantas disematkan kepada penjaga gawang Martapura FC, Ali Budi Raharjo. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhi hukuman larangan bertanding selama 10 pertandingan kepadanya akibat perbuatan yang ia lakukan kepada pemain Persebaya Surabaya.

Ali Budi menjadi aktor utama di laga lanjutan Liga 2 kala menghadapi Persebaya. Di pertandingan yang diwarnai dengan tiga kartu merah tersebut, Ali tertangkap kamera menginjak paha Rishadi Fauzi.

Wasit memang tidak melihat kejadian tersebut, namun hasil rekaman video tak bisa dibohongi. Selain skorsing 10 pertandingan, Ali Budi juga dikenai denda sebesar Rp10 juta akibat perbuatan nakalnya.

Manajer Martapura, Ami Said, merasa keberatan dengan sanksi yang diterima Ali Budi. Ia pun berniat melakukan banding.

"Pekan depan kami mengajukan banding. Kalau begitu, seperti pembunuhan karakter," kata Ami dikutip dari laman Jawa Pos.

Di pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Persebaya dengan skor 2-0 tersebut, Ali Budi tak hanya menginjak paha pemain lawan, tapi juga melempar botol ke arah tribun penonton. Ia juga terlibat adu pukul dengan salah seorang kru di Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Lucunya, ia sempat merasa tak bersalah dengan perbuatan yang dilakukannya itu. Ali Budi mengklaim jika ia tak punya pilihan lain selain menginjak Rishadi, meski belakangan sudah meminta maaf dan menyebut jika ia khilaf.

"Kalau memang dikenakan sanksi pihak Komdis ya tidak masalah, cuma ya flashback ke belakang dulu, apa penyebab yang memicu saya melakukan itu, tidak ada api jika tidak ada bara," ungkap Ali kepada Banjarmasin Post.

1.9K