Keberagaman Indonesia Terpampang dalam Selebrasi Gol Septian

  • Keberagaman Indonesia terpampang dalam satu framing pasca gol pembuka Indonesia dicetak oleh Septian David Maulana di menit 7.
  • Keberagaman tersebut berupa cara sujud syukur para Skuat Garuda Muda, untuk mengucapkan rasa terima kasih atas gol yang dicetak oleh gelandang Mitra Kukar tersebut.
Jumat, 18 Agustus 2017 05:52 WIB
Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Dokumentasi PSSI
Penggawa Timnas Indonesia dengan khidmat menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum kick off melawan Filipina. Copyright: © Dokumentasi PSSI
Penggawa Timnas Indonesia dengan khidmat menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum kick off melawan Filipina.

Kemenangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 atas Filipina masih terasa manis untuk kita, para pencinta sepakbola Tanah Air. Bagaimana tidak? Kemenangan tersebut bagaikan sebuah kado di hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke-72.

Bermain di Stadion Shah Alam Stadium, anak asuh Luis Milla berhasil meredam perlawanan Filipina dengan skor telak 3-0. Tiga gol kemenangan Indonesia masing-masing dicetak oleh Septian David Maulana di menit 7, disusul oleh Muhammad Hargianto di menit 45, dan Saddil Ramdani di menit 59.

Selain sebagai sebuah kado atas perayaan ulang tahun Indonesia, dalam pertandingan tersebut tampak pula keberagaman warga Indonesia yang diwakilkan oleh para Skuat Garuda Muda. Hal tersebut tampak jelas dalam selebrasi gol yang dicetak oleh Septian.

Gelandang Mitra Kukar itu berlari ke sudut lapangan sambil sujud syukur, yang diikuti oleh Evan Dimas dan Hansamu Yama. Tak hanya mereka saja, Yabes Roni pun turut serta merayakan gol pembuka Timnas dengan berdoa sesuai keyakinannya sendiri. Keempat pemain itu memanjatkan doa mewakili dua agama yang berbeda, yakni Islam dan Kristen.

Selebrasi Sujud dan Bersyukur Timnas Indonesia Copyright: Instagram noisectorzineSelebrasi Sujud dan Bersyukur Timnas Indonesia.

Sebelumnya, kejadian serupa pernah terjadi dalam kompetisi Gojek Traveloka Liga 1, yang diperlihatkan oleh para pemain Bali United. Kala itu foto Yabes Roni, Miftahul Hamdi dan Ngurah Nanak melakukan selebrasi sujud syukur mewakili tiga agama berbeda yakni Hindu, Kristen, dan Islam di pinggir lapangan.

 

Berbeda namun satu tujuan, Jayalah Bali United ku! • 📷: @miftahuddinhalim #baliunited

A post shared by Bali United (@baliunitedfc) on

Hal menjadi viral dan gunjingan oleh media luar negeri, yakni Washington Post dan Vice. Washington Post kala itu menulis dengan judul 'Pemain sepakbola Kristen, Muslim dan Hindu di Indonesia menggunakan perayaan gol untuk membuat pernyataan politik’. Ketiga pemain tersebut dinilai telah menjadi simbol dunia yang damai.

Caption Copyright: InsternetSelebrasi gol Bali United yang sempat menjadi pembicaraan media Washington Post.

Sementara itu Vice mengangkat judul "Bagaimana Bali United Mempromosikan Kerukunan Beragama'". Perayaan gol tersebut disebut bertujuan mengingatkan orang-orang Indonesia atas komitmen bersama terhadap keragaman.

Caption Copyright: InsternetSelebrasi gol Bali United yang sempat menjadi pembicaraan media Vice.