Top Skor Liga 1 'Sempat Ragu' Akan Kompetisi di Indonesia

  • Agen Sylvano Comvalius, Gabriel Budi Liminto, mengaku sempat sulit saat dirinya mendatangkan Sylvano Comvalius ke Bali United.
  • Hal ini dikarenakan sang pemain sendiri butuh waktu lama untuk melirik kompetisi di Indonesia.
  • Kini, Gabriel mengaku bangga sang klien menjadi top skor sementara Liga 1.
Sabtu, 19 Agustus 2017 05:24 WIB
Kontributor: Ian Setiawan | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Indosport/Ian Setiawan
Sylvano Comvalius bersaing memperebutkan posisi top skor Liga 1. Copyright: © Indosport/Ian Setiawan
Sylvano Comvalius bersaing memperebutkan posisi top skor Liga 1.

Para pencinta sepakbola lokal mana yang tak mengetahui nama Sylvano Comvalius? Penyerang asing milik Bali United itu untuk sementara menduduki puncak klasemen sebagai pencetak gol terbanyak di kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 Indonesia.

Namun di balik moncernya Sylvano, tentu tidak bisa ditepikan pula jasa agen pemain. Striker asal Belanda itu berlabuh di Bali United, melalui naungan Indo Bola Mandiri, agensi pemain yang kerap mengorbitkan pemain kelas wahid.

Gabriel Budi Liminto selaku agen sang pemain mengaku, butuh waktu lama dalam meyakinkan pemain yang kini telah mencetak 17 gol itu untuk melirik kompetisi di Indonesia. Pasalnya, sang striker punya predikat raja gol di pentas kompetisi kelas dua Eropa baik di Malta, maupun di Bundesliga 2 Jerman.

Diorbitkan oleh Jong Ajax, Sylvano dikenal sebagai striker petualang sejati. Karier seniornya dijalani di lima negara Eropa yakni Belanda, Skotlandia, Jerman, Malta dan Ukraina, serta empat negara di Asia mulai Kazakhstan, China, Kuwait dan Indonesia.

Aksi Sylvabo Comvalius saat melawan Persegres Gresik United. Copyright: Indosport/Ian SetiawanAksi Sylvabo Comvalius saat melawan Persegres Gresik United.

"Saya kenal Sylvano sejak menjadi top skor di Malta (klub Birkirkara dengan 15 gol musim 2009/2010). Dan saya terus mengikuti perkembangannya waktu main di Jerman (Eintracht Trier dan Dynamo Dresden)," Gabriel Budi memulai ceritanya kepada INDOSPORT.

Komunikasi pun semakin intens tatkala Sylvano memulai karier di Asia, saat berlabuh di klub Al Salmiya (Kuwait) dilanjutkan ke FC Atyrau (Kazakhstan) di tahun 2011.

"Tahun lalu saya sempat hampir mendatangkannya ke South China (Hongkong). Tapi takdirnya justru berlanjut ke Ukraina," ungkapnya.

Selebrasi Sylvano Comvalius usai bobol gawang Perseru Serui. Copyright: www.baliutd.comSelebrasi Sylvano Comvalius usai bobol gawang Perseru Serui.

Garis besarnya, seorang agen memang tidak bisa mendatangkan striker berkelas dalam waktu singkat. Perlu pendekatan berbulan-bulan hingga tahunan demi meyakinkan seorang pemain untuk mau mencoba atau setidaknya melirik kompetisi Indonesia.

"Memang perlu upaya scouting yang lebih jeli untuk mendapatkan pemain berkualitas. Dan syukurnya, Sylvano sudah cocok dengan atmosfer sepakbola di sini," tutup pria asal Surabaya tersebut.