Dibantai PSG, Pemain Muda Ini Tabah Salamnya Ditolak Neymar

  • Neymar menolak bersalaman dengan Anthony Ralston usai laga PSG melawan Celtic.
  • Aksi penolakan tersebut tak menghancurkan mimpi debutnya bersama Celtic kemarin.
  • PSG membanti habis Celtic dengan skor 0-5.
Rabu, 13 September 2017 10:33 WIB
Penulis: Annisa Hardjanti | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Sky Sport
Anthony Ralston, bek muda milik Celtic FC Copyright: © Sky Sport
Anthony Ralston, bek muda milik Celtic FC

Bek muda Celtic, Anthony Ralston yakin bahwa aksi Neymar yang menolak bersalaman dengannya itu takkan menghancurkan momen debutnya dengan timnya itu.

Laga melawan Paris Saint-Germain menjadi debut pemain berusia 18 tahun itu bersama Celtic. Meski berakhir pahit dengan kenyataan bahwa Celtic dibantai habis oleh PSG 0-5.

Ralston menganggap aksi penolakan tersebut bukan suatu hal yang besar, karena dirinya menganggap meski Neymar adalah pemain termahal di dunia musim ini, penyerang anyar PSG itu sama saja seperti pemain lainnya. 

"Saya tidak terlalu memikirkan hal itu. Jika itu terjadi (bahwa dia menolak berjabat tangan) dan memang itu yang ia inginkan, maka terserah dia," ujar pemain Skotlandia itu. 

Baginya, bermain bersama Celtic melawan PSG kemarin adalah mimpi terbesarnya yang akhirnya tercapai. Ralston merasa begitu bersemangat ketika tiba waktunya ia untuk berlaga membela Celtic di depan penggemar timnya tersebut. 

"Ini sedikit abstrak. Ini seperti sebuah momen yang memang harus saya ambil. Sebuah momen yang tak terlupakan. Mereka (penggemar Celtic) adalah alasan kenapa saya bermain bola," ungkapnya dikutip Herald Scotland.

Anthony Ralston, bek andalan Skotlandia, merayakan keberhasilan negaranya mengalahkan Indonesia dengan susah payah. Copyright: Mark Donaldson/ESPN/Scottish FAAnthony Ralston, bek andalan Skotlandia, merayakan keberhasilan negaranya mengalahkan Indonesia dengan susah payah.

Euforia itu nyatanya tak menghampiri pemain Celtic lainnya, Scoot Sinclair. Ia beranggapan bahwa pertandingan kemarin sangat mengecewakan.

"Ini sangat mengecewakan. Kita membuka laga dengan bermain seperti bukan layaknya kita pada 20 menut pertama. Tidak agresif seperti biasanya dan hal itu mempengaruhi permainan," ungkap gelandang keturunan Jamaika tersebut.