Liga 1

Kalahkan Persela 2-0, Arema Masih Rasakan Kekecewaan

Minggu, 17 September 2017 02:41 WIB
Kontributor: Ian Setiawan | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Pelatih Arema FC, Joko Susilo. Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Pelatih Arema FC, Joko Susilo.

Penggawa Arema FC berhasil mengurangi tekanan tinggi melalui hasil positif di pekan ke-24 Gojek Traveloka Liga 1. Tuntutan meraih tiga poin bisa diwujudkan tim berlogo kepala singa melalui kemenangan dua gol tanpa balas atas Persela.

Hasil ini pun melegakan kubu Arema, sekaligus mengobati kekecewaan usai takluk di Madura di pekan ke-23. Sayangnya, posisi Arema FC masih tak beranjak dari urutan ketujuh di klasemen dengan 37 poin.

© Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Hasil pertandingan Arema FC vs Persela Lamongan. Copyright: Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORTHasil pertandingan Arema FC vs Persela Lamongan.

"Yang pasti bersyukur, kita memetik poin penuh dengan skor 2-0. Persela tampil disiplin sehingga kami sempat kesulitan," Joko "Gethuk" Susilo membuka konferensi pers usai laga di stadion Kanjuruhan Malang.

Kendati demikian, Pelatih Arema FC tersebut masih kurang puas dengan kesuksesan revans atas Persela. Seperti diketahui, Arema sebelumnya takluk secara telak hingga empat gol tanpa balas di Stadion Gelora Surajaya Lamongan saat putaran pertama lalu.

"Masih kurang puas. Karena hanya menang dua gol. Dan soal tidak menambah gol lagi, saya no comment," ungkapnya.

© Ian Setiawan/INDOSPORT
Dedik Setiawan saat duel dengan pemain Persela. Copyright: Ian Setiawan/INDOSPORTDi putaran pertama Liga 1, Persela pernah membantai Arema dengan skor 4-0.

Dalam kemenangan ini, permainan Arema FC memang cenderung terlambat panas. Absennya Juan Pablo Pino membuat distribusi bola kurang mengalir secara lancar ke sektor penyerangan.

Penyakit lama juga belum sepenuhnya sembuh betul, lantaran lini depan yang diisi Cristian Gonzales dengan ditopang Dedik Setiawan maupun Adam Alis, kerap menyia-nyiakan peluang.

Gol pertama pun lahir pasca perubahan pemain yang dilakukan Gethuk, dengan menarik keluar Dedik Setiawan digantikan oleh Dendi Santoso.

© Ian Setiawan/INDOSPORT
Joko Susilo saat memberikan instruksi kepada Arthur Cunha dkk. Copyright: Ian Setiawan/INDOSPORTJoko Susilo saat memberikan instruksi kepada Arthur Cunha dkk.

"Saya tarik keluar Dedik karena strategi. Begitu juga dengan keputusan untuk mempertahankan Gonzales di depan," tutur suksesor Aji Santoso itu.

"Semua pemain berpengaruh di tim ini. Karena kita ingin menang, jadi perlu merubah strategi," pungkasnya.

180