Jadi Idola Baru, Fans Manchester United Nyanyikan Lagu Rasis untuk Lukaku?

  • Romelu Lukaku kini menjadi sorotan media dan publik.
  • Pasalnya, sang pemain diberikan nyanyian rasis oleh beberapa pendukung Manchester United.
  • Organisasi kesetaraan sepakbola bernama Kick It Out pun menyoroti stereotip rasis mengenai alat kelamin laki-laki itu.
Selasa, 19 September 2017 09:19 WIB
Penulis: Frederica | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Twitter Squawka News.
Selebrasi Romelu Lukaku bersama penggawa Man United lainnya. Copyright: © Twitter Squawka News.
Selebrasi Romelu Lukaku bersama penggawa Man United lainnya.

Pertandingan terakhir Manchester United kala menjamu Everton pada pekan kelima Liga Primer Inggris, Minggu (17/09/17) masih menyisakan cerita. Jika kemarin selebrasi Romelu Lukaku menjadi sorotan, kini organisasi kesetaraan sepakbola bernama Kick It Out menyoroti lagu yang dinyanyikan oleh fans Man United.

Pasalnya, pada laga yang berlangsung di Old Trafford itu, beberapa suporter klub menyanyikan lagu yang tergolong rasis kepada Lukaku. Menurut laporan dari The Guardian (18/09/17), nyanyian rasis tersebut bahkan sudah terdengar ketika United menjamu Basel pada Rabu (13/09/17) untuk melakoni laga perdana penyisihan Grup A Liga Champions.

Ketika anak asuh Jose Mourinho mampu menggilas The Toffees dengan skor 4-0, lagi-lagi lagu yang berbau rasisme itu kembali terdengar.

Romelu Lukaku berselebrasi pasca mencetak gol ke gawang FC Basel. Copyright: INDOSPORTRomelu Lukaku mendapatkan nyanyian rasis dari beberapa suporter Manchester United.

Menurut laporan, lirik yang dinyanyikan disesuaikan dengan lagu milik The Stone Roses berjudul Made of Stone. Lagu tersebut berisikan kata-kata rasis untuk pemain anyar Setan Merah itu, terkait dengan ukuran alat kelamin laki-laki, dilansir dari Telegraph (18/09/17).

Oleh sebab itu, pihaknya pun telah menghubungi klub The Red Devils untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cepat.

"Kick It Out menyadari adanya nyanyian rasis yang ditunjukkan oleh pendukung Manchester United pada Rabu malam (13 September waktu setempat). Lirik yang digunakan dalam nyanyian bersifat menyinggung dan diskriminatif. Stereotip rasis tidak bias diterima di sepakbola ataupun masyarakat luas, terlepas dari niat mereka untuk menunjukkan dukungan kepada para pemain," tulis pernyataan resmi organisasi Kick It Out.

"Kami telah menghubungi Manchester United dan akan bekerja sama dengan mereka dan FA untuk memastikan bahwa masalah tersebut ditangani dengan cepat. Para pelaku bisa menghadapi hukuman."

Romelu Lukaku melakukan selebrasi. Copyright: INDOSPORTRomelu Lukaku melakukan selebrasi atas gol yang dicetak ke gawang Everton.

Sebelumnya, Lukaku sendiri secara gamblang mengatakan bahwa selebrasi yang ia lakukan pasca mencetak gol ke gawang Everton bertujuan untuk mengejek fans mantan klubnya tersebut. Pasalnya, fans Everton sempat menyoraki dirinya saat gagal mengeksekusi tendangan bebas.

“Saya senang itu adalah gol ketiga untuk tim dan dapat memenangkan pertandingan. Saya sedikit mengejek kepada para fans Everton yang menyoraki saya setelah sempat gagal mengeksekusi tendangan bebas,” ucapnya dikutip Sky Sports.