Laos vs Timnas U-16: Kemenangan Sempurna Indonesia

  • Gol penutup dicetak Rendy Juliansyah melalui titk penalti di masa injury time.
  • Strategi Fakhri Husaini yang memasukkan Rendy Juliansyah dan Mochammad Supriadi sukses menambah keunggulan Timnas U-16.
Jumat, 22 September 2017 18:12 WIB
Editor: Agus Dwi Witono
© Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Hasil pertandingan Laos vs Indonesia Copyright: © Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Hasil pertandingan Laos vs Indonesia

Babak Pertama

Sesuai dengan formasi yang diterapkan, Timnas U-16 memang langsung tampil menyerang. Menggunakan formasi 4-3-3, Sutan Zico dan kawan-kawan langsung menekan pertahanan Laos sejak menit pertama. Terutama mengandalkan tusukan-tusukan lewat sayap.

Melewati menit ke-10, Timnas U-16 masih mendominasi permainan. Meski demikian belum ada satu pun peluang yang tercipta. Justru Laos yang sempat memberi ancaman bagi kiper Ernando saat tendangan jarak jauh pemain Laos mengarah langsung ke gawang.

Sutan Zico penggawa Timnas Garuda Asia. Copyright: Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORTSutan Zico penggawa Timnas Garuda Asia.

Laos tampaknya menerapkan strategi bertahan dengan mengandalkan serangan balik. Terlihat dari sejumlah serangan yang dilakukan Laos selalu berawal dari bola yang lepas dari kontrol pemain Timnas U-16. Beruntung Amiruddin Bagas dkk masih fokus dan bisa menghentikan serangan sporadis Laos.

Upaya Laos yang mulai bermain lebih terbuka di manfaatkan dengan baik oleh Timnas U-16. Pada menit ke-25, berawal dari lemparan ke dalam bola berhasik masuk ke kotak penalti Laos. Umpan silang yang dilakukan skuat Timnas U-16 sempat berusaha ditangkap kiper Laos, tapi kemudian lepas. Zico yang berada di posisi tepat dengan mudah menceploskan bola ke gawang, 1-0 untuk Indonesia.

Laos bukan tanpa perlawanan. Sebuah serangan balik pada menit ke-32 sempat memberi ancaman serius. Beruntung bola masih bisa ditepis dan hanya menghasilkan tendangan sudut. Indonesia masih mampu mempertahankan keunggulan mereka.

Ancaman Laos kembali datang di menit ke-37. Sebuah serangan balik dilakukan melalui sisi kanan pertahanan Timnas U-16. Serangan ini mampu mengirimkan sebuah umpan lambung ke kotak penalti Indonesia, di mana ada dua pemain Laos yang sudah menunggu.  Namun bola masih terlalu tinggi untuk disundul pemain Laos.

Lima menit terakhir babak pertama, Laos seolah mendapat angin untuk memberi tekanan. Mereka lebih berani keluar menyerang. Bahkan sempat mendapatkan peluang di kotak penalti Indonesia, meski melenceng ke samping gawang.

Babak Kedua

Di awal babak kedua, pelatih Fakhri Husaini langsung melakukan pergantian dua pemain. Miftahul Husyen digantikan Mochammad Supriadi dan Rendy Juliansyah menggantikan Brylian Aldama. Fakhri tampaknya masih ingin menambah keunggulan dengan memasukkan dua pemain yang memang selalu jadi andalan di kualifikasi Piala Asia U-16 ini.

Papan skor Laos vs Indonesia. Copyright: Twitter@pssi__faiPapan skor Laos vs Indonesia.

Dan memang, serangan Timnas U-16 lebih gencar lagi di awal babak kedua ini. Terutama dari sektor kiri yang merupakan wilayah "kekuasaan" Supriadi. Sepuluh menit babak kedua, setidaknya ada tiga serangan yang dilakukan Supriadi ke pertahanan Laos.

Gol kedua yang dicetak Sutan Zico pada menit ke-59 pun berawal dari sisi kiri. Melalui sebuah skema serangan balik, Supriadi mampu melewati adangan pemain bertahan Laos. Dia pun mengirimkan umpan matang yang disambut dengan baik oleh Zico. Indonesia 2, Laos 0.

Di babak kedua ini praktis kiper Ernando Ari tidak banyak berkeringat. Melewati separuh babak kedua, tak ada serangan berarti yang dilakukan Laos.  Hampir semua serangan Laos tak ada yang mampu sampai ke kotak penalti Timnas U-16.

Indonesia harusnya bisa menambah keunggulan pada menit ke-70. Zico yang lepas dari kawalan dua pemain bertahan Laos sudah langsung berhadapan dengan kiper Dim Phoutthavong. Sayang sontekan yang mampu mengelabui kiper hanya membentur tiang gawang. 

Justru Laos yang nyaris mencetak gol. Pada menit ke-72 sebuah serangan tak terduga sempat membuat pertahanan Timnas U-16 sedikit keteteran. Bola tendangan Akkhom Thoranin sudah sempat gagal diadang Ernando. Beruntung tendangannya pelan hingga masih bisa dikejar dan dibuang jauh dari kotak penalti Indonesia.

Hamsa Lestaluhu dan Rendy Jualisnyah. Copyright: INDOSPORT/IstimewaHamsa Lestaluhu dan Rendy Jualisnyah.

Delapan menit jelang pertandingan berakhir, Fakhri Husaini melakukan penggantian pemain terakhirnya. Komang yang mengalami masalah fisik ditarik keluar dan digantikan Hamsa Medari Lestaluhu.

Tiga menit kemudian, Zico nyaris membukukan hat-trick di laga ini. Berawal dari pergerakan Supriadi, bola kemudian diumpan ke Rendy. Melihat posisi Zico yang lebih bebas, Rendy pun meneruskan umpan kepada striker utama Timnas U-16 itu. Sempat sedikit mengontrol bola, tendangan Zico masih mampu dibendung pemain bertahan Laos.

Justru Rendy Juliansyah yang mencetak gol penutup atas Laos. Berawal dari sebuah serangan balik, pergerakan Hamsa Lestaluhu harus dihentikan dengan paksa oleh Dim Phoutthavong di dalam kotak penalti. Rendy yang menjadi eksekutor melakukannya dengan dingin. Bola tendangannya melesat ke sisi kiri gawang Dim yang justru bergerak ke kanan.

Dengan kemenangan 3-0 atas Laos, Timnas U-16 memastikan diri tampil di Piala Asia U-16 di Malaysia tahun depan. Timnas U-16 lolos dengan sempurna. Memenangkan seluruh pertandingan di babak kualifikasi Piala Asia U-16 dengan catatan gol fantastis, mencetak 25 gol dan hanya sekali kebobolan. Tim Garuda Asia berjaya.