Liga 2 Indonesia

Tensi Panas Siap Ramaikan Laga Persis Solo vs PSS Sleman

  • Persis Solo akan menjamu PSS Sleman pada lanjutan laga babak 16 besar Liga 2 di Grup A.
  • Tensi panas siap tersaji pada pertandingan yang dihelat di Stadion Manahan, Solo, Minggu (24/09/17) ini.
Sabtu, 23 September 2017 13:52 WIB
Kontributor: Ghozi El Fitra | Editor: Rizky Pratama Putra
© INDOSPORT/Ghozi El Fitra
Selebrasi para pemain Persis Solo. Copyright: © INDOSPORT/Ghozi El Fitra
Selebrasi para pemain Persis Solo.

Perang urat syaraf bakal terjadi dalam pertandingan antara Persis Solo melawan PSS Sleman dalam babak 16 besar kompetisi Liga 2 musim 2017. Ketua tim pastinya akan berusaha menjadi pemenang dalam laga yang digelar di stadion Manahan Kota Solo Minggu (24/09/17) sore.

Rivalitas kedua tim sudah berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu. Dalam setiap pertemuan tensi pertandingan selalu tinggi dari dalam lapangan maupun di luar lapangan. Perang taktik dan strategi jika selalu tersaji saat kedua tim bertemu. Mereka selalu berusaha untuk saling menjatuhkan dan menjadi yang terbaik. 

Salah satu bentuk dukungan yang dilakukan Pasoepati di tribun. Copyright: INDOSPORT/Ghozi El FitraSalah satu bentuk dukungan yang dilakukan Pasoepati di tribun.

Pelatih Persis Solo Widyantoro berharap agar pertandingan berjalan lancar tanpa adanya halangan yang berarti baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Ia juga meminta kepada anak asuhnya untuk bermain maksimal dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. 

"Rivalitas kedua tim memang luar biasa, tapi kita berharap yang terbaik dan bisa memenangkan pertandingan," ucapnya

Persis Solo saat melakukan doa bersama sebelum jalani latihan. Copyright: Arief Setiadi/INDOSPORTPersis Solo saat melakukan doa bersama sebelum jalani latihan.

Dalam catatan INDOSPORT, kedua tim terakhir bertemu pada tahun 2013 lalu dalam kompetisi divisi utama versi liga Prima Indonesia sportindo (LPIS) di Stadion manahan. Dalam pertandingan tersebut banyak suporter yang terluka akibat baku hantam. Tidak hanya itu saja sejumlah pemain PSS Sleman juga harus mendapatkan perawatan intensif setelah terkena lemparan dari penonton.

Pasca pertandingan hubungan antara kedua tim dan kedua suporter memanas. Beberapa kali terjadi gesekan antar kedua suporter saat berada di luar lapangan. Beberapa kali juga terjadi aksi sweeping yang dilakukan oleh oknum suporter mengakibatkan kerugian moral maupun material yang tidak sedikit.

Beruntung setelah hubungan kedua suporter renggang, akhir-akhir ini muncul gerakan perdamaian yang dicanangkan oleh kedua kelompok suporter. Gerakan perdamaian tersebut diharapkan bisa meredam tensi yang selama ini memanas Dan harapannya dalam pertandingan Minggu sore semua dapat berjalan lancar tanpa halangan yang berarti.