Piala Dunia 2034

PSSI Bertekad Gelar Piala Dunia 2034, Ini Respons Presiden Jokowi

  • PSSI ingin mengajukan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 mendatang.
  • Presiden Joko Widodo pun memberikan komentarnya terkait hajat PSSI ini.
  • Sebelumnya, PSSI secara resmi sudah mendapat restu dari ASEAN Football Federation (AFF) untuk menggelar Piala Dunia 2034.
Selasa, 26 September 2017 06:08 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
© Humas INASGOC
Presiden Joko Widodo memberi target khusus untuk Timnas Indonesia di Asian Games 2018. Copyright: © Humas INASGOC
Presiden Joko Widodo memberi target khusus untuk Timnas Indonesia di Asian Games 2018.

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah menyatakan niatnya untuk membawa Piala Dunia ke tanah Asia Tenggara. Hal ini disampaikan PSSI dalam pertemuan anggota AFF di Nusa Dua, Bali, 23-24 September 2017 kemarin.

AFF pun memberikan lampu hijau kepada Indonesia untuk bisa menggelar Piala Dunia di Tanah Air. Indonesia rencananya akan menggandeng Thailand sebagai tuan rumah bersama di ajang sepakbola terbesar di dunia ini.

Kedua negara ini bakal bersanding sebagai tuan rumah bersama dalam hajatan ini. Hal ini juga telah diumumkan dalam akun resmi milik PSSI.     

Rencana ini kemudian langsung mendapat sambutan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Orang nomor satu di Republik Indonesia ini bahkan sudah mengetahui rencana besar ini.

Tidak hanya itu, Presiden Jokowi pun memberikan lampu hijau bagi PSSI. Presiden Jokowi menyatakan sudah sehati terkait rencana ini.

"Presiden sudah menyetujui. Ini ada permintaan dari AFF untuk Indonesia menjadi tuan rumah World Cup 2034," kata Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki seperti dilansir Detik.

Presiden Joko Widodo membuka langsung Turnamen Piala Presiden 2017. Copyright: Prima Pribadi/INDOSPORTPresiden Joko Widodo membuka langsung Turnamen Piala Presiden 2017.

Untuk itu, PSSI dibekali syarat khusus dari Presiden Jokowi, jika serius untuk menggelar Piala Dunia. PSSI diminta untuk segera membenahi sepakbola nasional.

"Bagi Presiden ini memang harus diambil karena dengan kita ingin atau menunjukkan tekad keinginan untuk menjadi tuan rumah World Cup itu akan melecut kita untuk berbenah. Tanpa ada yg melecut begitu kita tidak akan mungkin punya persiapan-persiapan yang lebih baik," tutup Teten.

Indonesia sendiri masih harus bersabar setidaknya untuk 9 tahun ke depan. Pasalnya, formal bidding untuk Piala Dunia 2034 baru akan dilaksanakan pada tahun 2026.