Dapat Julukan Seram, Mats Hummels Berang

Selasa, 3 Oktober 2017 17:33 WIB
Penulis: Riris Putri Ridaprilia | Editor: Nindhitya Nurmalitasari
© Getty Images
Bek Bayern Munchen, Mats Hummels. Copyright: © Getty Images
Bek Bayern Munchen, Mats Hummels.

King Slayer, itulah julukan para fans kepada Mats Hummels. Julukan itu ia dapatkan setelah dirinya disebut-sebut menjadi salah satu pemain yang berselisih dengan Carlo Ancelotti, dan membuat pelatih asal Italia itu dipecat dari kursi kepelatihan FC Hollywood.

King slayer sendiri adalah sebutan untuk karakter dalam serial Game of Thrones, Jaime Lannister. Dalam serial itu, ia mendapat julukan tersebut karena mengkhianati pemimpin yang seharusnya dia lindungi. Namun, Hummels merasa tidak adil dengan julukan barunya itu.

Hummels sendiri berang terkait dengan julukan tersebut. “Saya tidak bisa berbicara mewakili yang lain, namun saya tidak pernah mengatakan jika saya tidak senang karena saya tidak dimainkan,” ungkapnya.

© INTERNET
Caption Copyright: INTERNETMats Hummels.

Dalam pertandingan terakhir Ancelotti bersama Die Roten, yaitu melawan PSG, Hummels memang tidak dimainkan. Namun, bek berusia 28 tahun tersebut memastikan bahwa keputusan Ancelotti bukan alasannya mengadu ke manajemen.

“Mengenai sebutan ‘king slayer’, saya tidak suka, saya tidak akan melakukan hal seperti itu,” tegasnya kepada Sport Bild.

“Ini pertama kalinya saya merasakan ada perubahan di kepelatihan ketika musim sedang berjalan. Terasa aneh dengan ketidakhadiran Ancelotti dan tim (pelatihnya).”

Sebelumnya, Presiden FC Bayern, Uli Hoeness, mengklaim bahwa ada lima pemain yang tidak puas dengan kebijakan Ancelotti.

Seperti dilansir Sport Bild, lima pemain yang terindikasi mengadukan Ancelotti adalah Arjen Robben, Franck Ribery, Kingsley Coman, Jerome Boateng, dan Mats Hummels.