Luis Milla ‘Benci’ Panggil Pemain Temperamental untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Rabu, 11 Oktober 2017 13:51 WIB
Penulis: Lanjar Wiratri | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Twiiter/@Luismillacoach
Luis Milla. Copyright: © Twiiter/@Luismillacoach
Luis Milla.

Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, hingga kini masih terus menyeleksi nama-nama pemain yang dianggapnya layak untuk memperkuat Skuat Garuda di Asian Games 2018 tahun depan. Tak cuma urusan taktik, Milla juga selektif memilih pemain dengan mempertimbangkan attitude alias perilaku mereka di atas lapangan.

Hal tersebut kembali ditegaskan oleh Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, yang menyebut jika pemain harus memiliki kelakuan yang terpuji, baik saat berada di atas lapangan maupun di luar. Beberapa pemain, seperti Abduh Lestaluhu dan Marinus Wanewar dianggap memiliki kemampuan mumpuni di atas lapangan, tetapi kedua pemain itu kerap kali bermasalah dengan temperamennya.

© PSSI
Instruksi Luis Milla kepada para pemain Timnas Indonesia. Copyright: PSSIInstruksi Luis Milla kepada para pemain Timnas Indonesia.

“Kalau itu jadi kendala penting. Dia ingin pemain punya mental dan sikap yang baik, karena role model masyarakat dan public figure,” ujar Bima.

“Mereka juga bukan contoh di lapangan saja. Jangan sampai ini mencoreng nama baik tersebut dan Timnas,” tambahnya.

© Adiyaksa/Indosport
Bima Sakti, Asisten Pelatih Timnas Indonesia. Copyright: Adiyaksa/IndosportBima Sakti, Asisten Pelatih Timnas Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Abduh kerap kali bermasalah dengan emosinya di atas lapangan. Tak cuma saat memperkuat Timnas, namun saat membela klubnya, PS TNI. Terakhir kali, pemain yang juga anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) itu memukul pemain asing Bhayangkara FC, Thiago Furtuoso, dan diganjar hukuman larangan bertanding dalam lima laga pada Mei lalu.

Sementara Marinus, sempat berulah saat memperkuat Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, lalu. Pemain berdarah Papua itu dianggap menunjukkan gestur tak senonoh saat Timnas U-22 menghadapi Kamboja di babak penyisihan.

5