Piala Dunia 2022

Bos Neymar Tersandung Korupsi, Piala Dunia 2022 Batal?

  • Pengadilan Tinggi Swiss mengindikasikan kalau pengusaha asal Qatar, Nasser Al-Khelaifi terlibat kasus korupsi Piala Dunia 2022 Qatar
  • Nasser Al-Khelaifi diduga terlibat 'main mata' dengan mantan Sekjen FIFA, Jerome Valcke dalam pemberian hak siar.
Kamis, 12 Oktober 2017 22:15 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Galih Prasetyo
© Internet
Pemilik Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi. Copyright: © Internet
Pemilik Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi.

Pengadilan Tinggi Swiss telah membuka penyelidikan kasus korupsi terhadap pemilik Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi. Pria 43 tahun itu merupakan anggota panitia penyelenggara Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar.

Pengusaha asal Qatar tersebut bahkan dinamai oleh surat kabar Prancis, L'Equipe sebagai "orang paling berkuasa di sepakbola Prancis".

"Diduga bahwa Jerome Valcke menerima keuntungan yang tidak semestinya dari seorang pengusaha di sektor olahraga, sehubungan dengan pemberian hak media untuk negara-negara tertentu di Piala Dunia FIFA pada tahun 2018, 2022, 2026, dan 2030," ujar Kantor Kejaksaan Agung Swiss (OAG) seperti dilansir Skysports.

OAG juga menambahkan kalau Nasser Al-Khelaifi ikut terlibat kongkalikong dengan memberikan hak media untuk negara-negara tertentu di Piala Dunia FIFA pada tahun 2026 dan 2030.

Caption Copyright: ZIMBIOMantan Sekertaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke.

Sebelumnya, pada bulan Maret tahun lalu, Kantor Kejaksaan Agung Swiss mengatakan bahwa Valcke dicurigai salah karena terlibat banyak skandal kasus korupsi sejak menduduki jabatannya sebagai Sekjen FIFA pada 27 Juni 2007.

Nasser Al-Khelaifi sendiri merupakan pengusaha kaya asal Qatar yang bertindak sebagai CEO beIN Media Group, Qatar Sports Investments, Qatar Tennis Federation, Asian Tennis Federation, dan Paris Saint-Germain.