Liga 2 Indonesia

Ricuh Bonek, Manajemen Persebaya: Ada yang Provokasi

  • Kamis (12/10/17) kemarin, keributan antarsuporter kembali terjadi di laga Persebaya Surabaya kontra Kalteng Putra, di Stadion Gelora Bung Tomo.
  • Atas tindakan tersebut, manajemen Persebaya langsung ambil sikap.
Jumat, 13 Oktober 2017 15:48 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Galih Prasetyo
© Prima Pribadi/INDOSPORT
Suporter Persebaya Surabaya. Copyright: © Prima Pribadi/INDOSPORT
Suporter Persebaya Surabaya.

Kericuhan antarsuporter sepakbola di Indonesia seperti tidak ada habisnya. Bahkan baru-baru ini, kericuhan antarsuporter kembali pecah saat pertandingan Persebaya Surabaya melawan Kalteng Putra, di Stadion Gelora Bung Tomo, Kamis (12/10/17).

Aksi kurang terpuji itu sangat disayangkan pihak manajemen Persebaya dan menganggap offisial Kalteng Putra coba memancing dan memprovokasi suporter Bajul Ijo.

Pendukung setia Persebaya Surabaya, Bonek. Copyright: Muhammad Ginanjar/INDOSPORTPendukung setia Persebaya Surabaya, Bonek.

Media officer Persebaya Surabaya Roky Maghbal mengatakan kalau pihaknya sangat menyayangkan aksi offisial Kalteng Putra yang mencoba memancing dan memprovokasi suporter Persebaya.

"Bisa diterjemahkan dengan mereka merayakan kepada suporternya yang juga hadir di sini. Namun menurut kami hal itu terlalu berlebihan," imbuh Roky Maghbal seperti dinukil Jawapos.

"Kami tidak membela diri. Kami hanya menyayangkan ada upaya seperti itu," tandas Roky.

Pertikaian tersebut bisa merusak citra suporter garis keras Persebaya yang belakangan ini sedang berusaha untuk bersikap lebih baik dimata masyarakat.

Selebrasi pemain Persebaya Surabaya. Copyright: Twitter@persebayaSelebrasi pemain Persebaya Surabaya.

Walaupun menelan kekalahan 0-1 dari Kalteng Putra, Persebaya Surabaya gagal mempertahankan posisi di puncak klasemen Grup C. Meski demikian, Persebaya tetap memastikan lolos lebih dulu ke babak 8 Besar Liga 2 dan sudah mengajukan mengajukan diri untuk jadi tuan rumah di babak yang sama.

Sekadar Informasi, kericuhan diduga adanya upaya provokasi dari ofisial Kalteng Putra yang melakukan selebrasi ke arah tribun VIP pendukung Persebaya di ujung pertandingan terakhir babak 16 besar Grup C Liga 2. 

Hal tersebut menyulut emosi suporter klub yang berjuluk Green Force itu hingga adanya pelemparan botol air mineral ke arah bench Kalteng Putra dan petugas keamanan. Selain itu fans Persebaya juga melakukan pengrusakan properti dan fasilitas pertandingan.