Liga 1 Indonesia

Sujud di Depan Jersey Choirul Huda, Begini Alasan Bijahil Chalwa

  • Sunarto dan Bijahil Chalwa melakukan selebrasi khusus untuk Choirul Huda, saat membawa Persiba Balikpapan menang melawan Bali United, Senin (16/10/17).
  • Bijahil Chalwa sendiri melakukan selebrasi bersujud di depan jersey milik mendiang kiper Persela Lamongan.
  • Penyerang Persiba ini kemudian mengungkapkan alasan di balik selebrasi emosionalnya tersebut.
Rabu, 18 Oktober 2017 12:16 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
© PROKAL
Bijahil Chalwa, striker Persiba Balikpapan Copyright: © PROKAL
Bijahil Chalwa, striker Persiba Balikpapan

Dua pemain Persiba Balikpapan membuat selebrasi emosional saat laga melawan Bali United, Senin (16/10/17). Sunarto dan Bijahil Chalwa melakukan selebrasi usai mencetak gol bagi timnya dalam laga yang berakhir 3-2 untuk kemenangan Persiba di Stadion Batakan tersebut.

Sunarto melakukan selebrasi dengan membentangkan jersey milik Choirul Huda usai mencetak gol. Sementara Bijahil Chalwa sempat bersujud di depan jersey milik mendiang kiper Persela Lamongan tersebut.

Usut punya usut, ternyata Bijahil-lah yang meminta jersey Choirul Huda untuk disiapkan sebelum pertandingan. Pemain berusia 27 tahun ini berharap jersey ini digunakannya atau rekan-rekannya untuk berselebrasi usai mencetak gol.

Pemain yang juga sempat satu tim dengan Choirul Huda di Persela pada musim 2014-2016 ini diketahui mengenakan jersey tersebut selama di ruang ganti. Bijahil bahkan sempat melantunkan doa untuk salah satu pemain yang diakuinya sebagai seorang panutan tersebut.

Selebrasi emosional Bijahil Calwa untuk Choirul Huda. Copyright: Persiba Balikpapan MediaSelebrasi emosional Bijahil Calwa untuk Choirul Huda.

Hal ini diakui pemain bernomor punggung 14 tersebut usai pertandingan. Bahkan selebrasi tersebut merupakan persembahan khusus yang disiapkannya untuk sang mentor.

“Dia adalah pemimpin di Persela yang akan selalu dikenang. Gol saya ke gawang Bali United saya persembahkan spesial untuk Cak Huda. Semoga almarhum tenang di alam sana,” ujar pemain kelahiran Bojonegoro tersebut seperti dikutip dari laman resmi Liga 1.

Bijahil juga memaknai meninggalnya Choirul Huda sebagai pesan khusus baginya. Bahwa maut merupakan keniscayaan yang akan dilalui setiap manusia.