Detik-detik Tewasnya Pemain Tarkam karena Tim Medis Telat

  • Tewasnya Monang Sianturi dalam usai melakoni laga turnamen HUT Kabupaten Muara Enim menyisakan duka.
  • Pemain dari klub PTBA ini tewas setelah pingsan di lapangan usai laga yang dilakoninya.
  • Monang tewas karena tak mendapatkan perawatan dari tim medis yang telah hadir di lokasi pertandingan.
Minggu, 19 November 2017 06:28 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
© KR Sumsel
Monang Sianturi tewas dalam sebuah laga tarkam di Sumatera Selatan. Copyright: © KR Sumsel
Monang Sianturi tewas dalam sebuah laga tarkam di Sumatera Selatan.

Monang Sianturi harus tewas secara mengenaskan usai menjalani laga di turnamen sepakbola memperingati HUT Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Kamis (16/11/17) lalu. Monang diketahui kehilangan nyawanya setelah sempat tak sadarkan diri sesaat setelah menjalani pertandingan.

Jenazah Monang Sianturi terbujur di RSUD HM Rabain. Copyright: Palugada NewsJenazah Monang Sianturi terbujur di RSUD HM Rabain.

Menurut keterangangan Kris, rekan sejawatnya, Monang tak mendapatkan pertolongan medis yang baik usai tak sadarkan diri. Kris menyebut bahwa tak ada tim medis yang bertugas karena telat hadir, dalam laga yang dijalani ini.

"Saya keliling cari tim medis atau ambulan sampai keluar stadion, Itupun untuk bawa korban ke rumah sakit terpaksa pakai mobil pemain," ungkapnya.

Belakangan tersebar sebuah video tentang bagaimana pria berusia 49 tahun tersebut tewas. Pemain PTBA ini secara mengenaskan hanya mendapatkan pertolongan seadanya dari rekan-rekannya.

Pada video ini, Monang nampak tak sadarkan diri dan kesulitan bernapas. Rekan-rekannya hanya bisa memberikan pijatan pada tangan dan dada korban seadanya.

Setelah wajah Monang nampak membiru, barulah korban dilarikan diri ke rumah sakit. Akhirnya, nyawa Monang pun tak terselamatkan karena telat mendapat penanganan intensif.