Izinkan Memakai 5 Pemain Asing, Aturan Liga Malaysia Justru Hambat Pemain Indonesia

  • Otoritas kompetisi sepakbola Malaysia, FMLPP, keluarkan aturan baru soal penggunakan pemain asing.
  • Aturan ini berlaku mulai 2018 hingga 2022.
Selasa, 21 November 2017 03:53 WIB
Editor: Agus Dwi Witono
© Internet
Andik Vermansah ketika masih membela Selangor FA. Copyright: © Internet
Andik Vermansah ketika masih membela Selangor FA.

Otoritas kompetisi sepakbola Malaysia, FMLPP, telah merilis aturan baru yang berlaku bagi semua klub yang bermain di kompetisi profesional di negeri jiran itu. Aturan baru ini terkait dengan penggunaan pemain asing di setiap klub.

Untuk klub yang tampil di kasta tertinggi, Liga Super, diizinkan menggunakan 5 pemain asing. Dari 5 pemain asing tersebut 1 harus berasal dari Asia dan 1 lagi dari negara Asean.

Sementara untuk kasta Liga Premier/Liga Perdana, FMLPP tidak mengubah aturan yang tahun ini berlaku. Setiap klub yang tampil di Liga Premier boleh menggunakan 4 pemain asing, dengan 1 di antaranya berasal dari Asia.

Namun demikian, aturan yang mengizinkan penggunaan pemain Asean ini tidak lantas menjadi kabar gembira bagi para pemain Indonesia yang berhasrat mengikuti jejak Bambang Pamungkas atau Andik Vermansah yang meraih sukses di Liga Malaysia.

Pasalnya, dalam aturan tersebut disebutkan bahwa pemain Asean yang bisa tampil di Liga Super Malaysia hanya yang sudah memiliki minimal 30 caps.  Ini jelas akan menjadi sandungan besar bagi para pemain Indonesia yang ingin mencari peruntungan di Malaysia.

Karena bisa mendapatkan 30 caps bukan sebuah perkara mudah. Hanya pemain yang konstan penampilannya saja yang mampu meraih lebih dari 30 caps. Itu pun jumlah pemainnya bisa dihitung dengan jari.

Di antara pemain langganan Timnas dan masih aktif bermain di klub dan sudah meraih minimal 30 caps adalah Boaz Solossa dan Irfan Bachdim. Boaz ssat ini sudah meraih lebih dari 40 caps dalam kurun 2004 hingga November 2017.

Sementara Irfan mencapai 33 caps dari sejak 2010 hingga Oktober 2017. Semua catatan jumlah penampilan bersama Timnas tersebut harus dilampiri surat keterangan dari PSSI sebagai bukti keabsahan. 

Evan Dimas Darmono saat melakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang Myanmar. Copyright: TwitterEvan Dimas Darmono saat melakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang Myanmar.

Klub Liga Super Malaysia masih bisa mendaftarkan pemain Asean yang belum memiliki 30 caps. Namun, mereka harus mengajukan surat permohonan kepada LFMPP. Jika ternyata LFMPP tidak memberi izin, maka pemain tersebut tidak bisa bermain di Liga Super Malaysia.

Saat ini memang santer beredar kabar sejumlah bintang Indonesia tengah dilirik klub-klub Liga Malaysia. Seperti Evan Dimas, Febri Hariyadi, hingga bintang Timnas U-19, Egy Maulana Vikri. Namun, aturan baru tersebut tampaknya akan mempersulit jalan mereka menimba ilmu di negeri seberang.