Pastikan Bertahan di PS TNI, Rudy Eka Siapkan Kejutan di Bursa Transfer

Senin, 27 November 2017 19:56 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Lanjar Wiratri
© INDOSPORT/Zainal Hasan
Rudy Eka Priambada saat pertama kali diperkenalkan sebagai pelatih PS TNI. Copyright: © INDOSPORT/Zainal Hasan
Rudy Eka Priambada saat pertama kali diperkenalkan sebagai pelatih PS TNI.

PS TNI nampaknya masih akan ditangani oleh Rudy Eka Priyambada pada Liga 1 musim depan. Hal itu dipastikan langsung oleh sang pelatih saat disinggung mengenai kontrak kerjanya yang harusnya sudah berakhir seiring dengan selesainya liga musim ini.

"Insya Allah saya masih di PS TNI musim depan," ucapnya singkat saat dihubungi INDOSPORT.

© Liga-Indonesia.id
Elio Bruno cetak hattrick ke gawang Persegres Copyright: Liga-Indonesia.idElio Bruno cetak hattrick ke gawang Persegres

Tak hanya memastikan bertahan, Rudy Eka juga sudah menyiapkan skenario pemain yang akan direkrut serta dilepas. Sayangnya, ia masih menutup rapat siapa saja yang menjadi incaran untuk memperkuat The Army musim 2018. 

Mantan asisten pelatih dan Kepala pengembangan usia muda klub Bahrain, Al Najma, itu hanya mengisyaratkan akan ada kejutan di skuat PS TNI. Rudy Eka memilih tidak banyak bicara lantaran tidak ingin mengumbar malu andai pemain yang diincar tidak bisa didatangkan kemudian hari.

© INDOSPORT/Zainal Hasan
Rudy Eka Priambada saat pertama kali diperkenalkan sebagai pelatih PS TNI. Copyright: INDOSPORT/Zainal HasanRudy Eka Priambada saat pertama kali diperkenalkan sebagai pelatih PS TNI.

"PS TNI keep calm saja, diam-diam saja pokoknya nanti surprise lah untuk pemain baru nanti. Pokonya lihat saja nanti, saya tidak bisa banyak comment," tegas pelatih pemegang lisensi A AFC itu.

Keputusan Rudy Eka bertahan di PS TNI nampaknya wajar saja terjadi, lantaran mantan pelatih Celebest FC itu pula yang berhasil mengangkat performa Manahati Lestusen di beberapa pertandingan krusial pekan terakhir Liga 1. Tangan dingin Rudy Eka pula yang membuat PS TNI terhindar dari kejaran degradasi dan bertahan di Liga 1 setelah finish di peringkat 12 yang bahkan lebih baik dibanding klub sarat sejarah, Persib Bandung.
 

231