Kontroversial, Ini Alasan Malaysia Rekrut Luis Suarez Jadi Duta Pariwisata

Kamis, 30 November 2017 17:22 WIB
Penulis: Juni Adi | Editor: Lanjar Wiratri
© Getty Images
Luis Suarez merayakan gol keduanya ke gawang Leganes. Copyright: © Getty Images
Luis Suarez merayakan gol keduanya ke gawang Leganes.

Baru-baru ini penyerang Barcelona, Luis Suarez telah menandatangani kontrak dengan pemerintah Malaysia sebagai duta pariwisata.

Hal itu dilakukan karena pemerintah Negeri Jiran tengah gencar mempromosikan destinasi-destinasi wisata di negaranya.

Dilansir dari Berita Harian, Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Malaysia, Datuk Seri Mohamed Nazri Aziz mengatakan, penunjukan Suarez bukan tanpa alasan. Popularitas dan jumlah pengikuti yang banyak di media sosial, menjadi pertimbangannya.

Suarez sendiri menjadi salah satu pesepakbola dengan jumlah pengikut terbanyak di media sosial. Di Instagram, ia mempunyai 25,3 juta followers, 18,8 juta di Facebook dan 12,4 juta di Twitter.

© Istimewa
Datuk Seri Mohamed Nazri Aziz Copyright: IstimewaDatuk Seri Mohamed Nazri Aziz

"Kekuatan pengaruhnya di media sosial jelas membuktikan Suarez mampu mempromosikan industri pariwisata di Malaysia," kata Mohamed Nazri.

Namun, keputusan tersebut ternyata mengundang kontroversial bagi publik Malaysia terkait citra negatif yang melekat di pemain berusia 30 tahun tersebut.

Seperti diketahui, dalam beberapa tahun terakhir Suarez lekat dengan kontroversi. Dia pernah dihukum larangan bertanding karena menggigit bek Timnas Italia, Giorgio Chiellini, saat Uruguay bertemu Italia di Piala Dunia 2014 lalu.

Kendati demikian, hal itu tidak terlalu masalah bagi Mohamed Nazri. Di hadapan Dewan Rakyat, ia mengatakan setiap orang pasti mempunyaa masa lalu yang kelam dalam hidupnya.

"Sejumlah anggota MPs di Dewan juga punya perilaku yang buruk di masa lalu, tapi mereka juga tetap punya pendukung di luar sana. Jadi jangan melihat orang dari apa yang terjadi di masa lalu," ucap Nazri di hadapan anggota parlemen Malaysia.

© Istimewa
Malaysia. Copyright: IstimewaMalaysia.

"Apa yang terjadi dengan Suarez berlangsung saat dia di lapangan. Lagipula, jika dia sangat buruk, kenapa dia punya jutaan fans di media sosial?" katanya menjawab salah satu pertanyaan anggota parlemen, Hee Loy Sian dari Petaling Jaya Selatan.

Untuk melakukan kerja sama tersebut, pemerintah Malaysia sendiri harus merogoh kocek total RM14,9 juta (Rp 49,2 miliar). Nilai tersebut terdiri dari RM7,5 juta iklan dengan Media Pro Asia, RM4,4 juta iklan dengan La Liga dan RM3 juta untuk kontrak dengan Luis Suarez.

528