Plus-Minus Bermain di Liga Asia Tenggara Bagi Pemain Indonesia

  • Sudah ada 3 pemain Indonesia yang musim depan dipastikan tampil di kompetisi luar negeri.
  • Liga Malaysia dan Thailand menjadi tujuan paling ideal bagi pemain-pemain Indonesia.
Senin, 4 Desember 2017 15:31 WIB
Editor: Agus Dwi Witono
© Instagram/evhandimas
Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn. Copyright: © Instagram/evhandimas
Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn.

Kepastian bergabungnya Ryuji Utomo ke klub Thailand, PTT Rayong, semakin menunjukkan bahwa talenta para pemain Indonesia memang sudah bisa bersaing di luar negeri. Sebelumnya, Evan Dimas dan Ilham Udin Armayn sudah menandatangani kontrak untuk membela Selangor FA selama satu musim.

Bahkan sebelum Evan Dimas meneken kontrak dengan Selangor FA, klub Thailand Chonburi FC sebenarnya sudah lebih dulu mendekati playmaker Timnas U-23 ini. Namun, nilai kontrak yang ditawarkan Chonburi masih kalah dibanding Selangor FA.

Dari seluruh liga-liga di Asia Tenggara, Malaysia dan Thailand memang menjadi dua negara yang paling tepat untuk disambangi para pemain asal Indonesia. Atmosfer sepakbola yang tak kalah dibanding Indonesia menjadi salah satu faktornya.

Selain faktor tersebut, masih ada hal-hal lain yang menjadi kelebihan sekaligus kekurangan yang akan dialami para pemain Indonesia yang tampil di liga-liga Asia Tenggara. INDOSPORT akan membeberkannya untuk Anda.