Liga Indonesia

Begini Pandangan Eks Gelandang Persebaya Soal Pentingnya Long Rest dalam Kompetisi Sepakbola

  • Masa libur usai kompetisi punya peran dalam menyiapkan tim untuk mengarungi musim berikutnya.
  • Kondisi kebugaran pemain yang hanya 70-80 persen disebut Danilo Fernando adalah sebuah kewajaran.
  • Terpenting, tiap klub punya program yang dirancang untuk membentuk kebugaran yang maksimal di saat kompetisi sudah berjalan.
Senin, 1 Januari 2018 01:47 WIB
Kontributor: Ian Setiawan | Editor:
© Indosport/Ian Setiawan
Danilo Fernando Copyright: © Indosport/Ian Setiawan
Danilo Fernando

Kompetisi sepakbola baik di Eropa dan belahan dunia lainnya, berjalan cukup panjang setiap tahunnya. Di Indonesia pun demikian, di mana kompetisi berjalan selama 10 bulan dengan masa jeda 2 bulan.

Sepanjang 10 bulan itu terbagi ke dalam dua putaran kompetisi. Sedangkan dua bulan sisanya merupakan libur panjang atau long rest, sekaligus persiapan pramusim menyambut kompetisi selanjutnya.

Soal long rest hingga satu bulan ini, Danilo Fernando menilai  perannya sangat penting dalam dunia sepakbola. Meski di sisi lain, empat pekan beristirahat juga membuat kebugaran para pemain sepakbola mengendur.

"Justru kalau pemain fisiknya prima (saat pramusim), itu berbahaya. Di perjalanan dia top perform, tapi menurun ketika start kompetisi," kata Danilo, yang kini menjadi asisten Gomes De Oliviera di Madura United.

Gelandang yang membawa Persebaya Surabaya meraih juara Liga Indonesia tahun 2004 itu lalu memberi contoh program latihan di Madura United pada masa off-season saat ini.

"Permainan (saat uji coba) bagus di babak pertama, tapi menurun di babak kedua. Itu wajar, karena mereka sudah fokus pada latihan fisik selama satu minggu," ungkap Danilo.

© bola.com
Mantan pemain Deltras Sidoarjo, Danilo Fernando. Copyright: bola.comMantan pemain Deltras Sidoarjo, Danilo Fernando.

Eks pemain Persik Kediri ini juga yakin, setiap tim punya susunan program masing-masing di pramusim yang bertujuan utama para pemain bisa tampil apik di kompetisi.

"Pemain saat ini dalam kondisi 70 sampai 80 persen ketika bertanding. Itu wajar setelah mereka menjalani libur panjang sampai satu bulan," bebernya.

"Harus step by step. Kondisi fisik mereka akan ada peningkatan sedikit demi sedikit sampai siap bertanding 100 persen ketika start kompetisi," tutup pemain yang dikenal dengan tendangan geledeknya tersebut.