Liga Indonesia

Layaknya di Persib, Raphael Maitimo Kembali Pilih Nomor Keramat di Madura United

Kamis, 11 Januari 2018 15:07 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Lanjar Wiratri
© Raphael Maitimo
Raphael Maitimo dalam acara launching event Madura United. Copyright: © Raphael Maitimo
Raphael Maitimo dalam acara launching event Madura United.

Madura United telah merampungkan transfer Raphael Maitimo dari Persib Bandung dan ia pun telah diperkenalkan secara resmi. Tak perlu menunggu waktu lama, pemain naturalisasi itu pun memilih nomor punggung yang akan dikenakan selama membela tim Sapeh Kerap pada dua musim ke depan.

Maitimo nampaknya kembali melanjutkan tren memakai nomor keramat layaknya yang ia pakai musim lalu di Persib. Jika sebelumnya, ia menggunakan nomor 10 maka kali ini pemain 33 tahun itu memilih nomor 9. Dua nomor ini sejatinya sangat identik dengan striker haus gol, sedangkan Maitimo sejatinya adalah gelandang bertahan.

Namun, Maitimo mengatakan tidak ada alasan khusus baginya memilih nomor 9. Hal itu terjadi secara natural lantaran hanya nomor itu yang sedang kosong pasca dilepas Greg Nwokolo yang beralih memakai nomor 11.

"Saya pakai nomor 9 dan itu tidak ada alasan khusus. Musim lalu saya pakai nomor 10 tapi di Madura sudah ada Slamet Nur Cahyo. Sebelum ini saya biasa pakai nomor 8 suka tapi saat ini tinggal ini (9) yang kosong setelah Greg tidak pakai lagi," beber Maitimo.

© Raphael Maitimo
Madura United resmi mendapatkan Raphael Maitimo dari Persib Bandung. Copyright: Raphael MaitimoMadura United resmi mendapatkan Raphael Maitimo dari Persib Bandung.

Sementara itu mengenai posisi bermain, Maitimo menyerahkan semua keputusan pada pelatih Madura United, Gomes de Oliviera. Ia siap dimainkan dimana saja baik di posisi asli, gelandang bertahan maupun lebih ofensif layaknya musim lalu di Persib Bandung.

"Musim lalu saya bermain lebih ofensif tapi musim ini tergantung pelatih dan  saya belum tahu. Kalau dimainkan di depan maka saya akan berusaha bikin gol tapi bagi saya bagi kemenangan tim adalah paling penting," tutupnya
 

4