Bola Internasional

Akun Sosmed Stadion Bukit Jalil Kritik Perilaku The Jakmania

  • Akun Instagram tidak resmi Stadion Bukit Jalil memberikan kritik terhadap perilaku The Jakmania. 
  • The Jakmania hadir mendukung Persija yang sedang berlaga di Boost Sportsfix Super Cup 2018.
Minggu, 14 Januari 2018 05:49 WIB
Editor: Abdurrahman Ranala
© Arum Kusuma Dewi/INDOSPORT
Halaman depan Stadion Bukit Jalil, Malaysia. Copyright: © Arum Kusuma Dewi/INDOSPORT
Halaman depan Stadion Bukit Jalil, Malaysia.

The Jakmania sudah terkenal sebagai salah satu kelompok suporter paling fanatik di Indonesia. Kegigihan mereka dalam mendukung Persija Jakarta sudah tak perlu diragukan lagi. 

Seringkali para The Jakmania melakukan perjalanan jauh ke luar kota, provinsi, bahkan ke luar negeri untuk mendukung Persija. The Jakmania pun kini sudah tersebar dimana-mana, tak hanya di Jakarta dan daerah lain di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. 

Baru-baru ini, kelompok suporter The Jakmania juga tak luput untuk mendukung Persija Jakarta yang sedang bertanding di Boost Sportsfix Super Cup 2018. Sekitar puluhan The Jakmania tak henti mendukung Persija yang bertanding di Stadion Bukit Jalil, Malaysia. 

Namun, perilaku The Jakmania yang hadir di Stadion Bukit Jalil mendapatkan kritikan dari akun instagram tidak resmi @stadium_bukitjalil. Akun tersebut menyoroti para The Jakmania yang berdiri diatas kursi stadion. 

"Tiada masalah jika mahu berdiri dan bersorak untuk pasukan kesayangan kalian. Tiada siapa yg melarang kalian berdiri dan berteriak. Ya semangat yg bagus. Tp lebih enak jika kerusi itu dilipat dan berdiri aja dilantai," tulis akun tersebut. 

Di postingan sebelumnya, akun tersebut bahkan meminta ofisial Persija yang ada di Stadion Bukit Jalil untuk mengingatkan para The Jakmania yang hadir. "Hmmmmm kerusinya jangan diinjak dong, masalah masalah, mohon teman2 persija yg berada di stadion waktu ini nasihatkan mereka @persijajkt."

Tak hanya itu, akun tersebut juga mengingatkan agar himbauan dilarang merokok di dalam stadion juga dipatuhi. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya bahaya seperti kebakaran di dalam stadion. Apalagi Stadion Bukit Jalil baru saja selesai di renovasi dan baru digunakan kembali di turnamen ini.