Liga Indonesia

Fadil Sausu Sedih Golnya Disorot Media Asing, Kok Bisa?

  • Prestasi membanggakan dibuat kapten Bali United, Fadil Sausu.
  • Gol spektakuler Fadil Sausu ke gawang klub Singapura, Tampines Rovers pada play-off putaran pertama Liga Champions Asia masuk 5 gol terbaik dunia versi media asing.
  • Fadil Sausu tercengang golnya disorot media asing.
Minggu, 21 Januari 2018 08:18 WIB
Editor: Isman Fadil
© Muhammad Fahmi/Indosport
Kapten Bali United, Fadil Sausu. Copyright: © Muhammad Fahmi/Indosport
Kapten Bali United, Fadil Sausu.

Prestasi membanggakan dibuat kapten Bali United, Fadil Sausu. Gol spektakuler pemain berusia 32 tahun ke gawang klub Singapura, Tampines Rovers pada play-off putaran pertama Liga Champions Asia di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (16/01/18), masuk dalam daftar lima gol terbaik dunia versi media asing ternama, ESPN Press Pass.

Gol Fadil sendiri berada di peringkat ketiga mengalahkan pemain-pemain beken seperti Paris Saint-Germain (PSG), Angel Di Maria dan penyerang Manchester United, Anthony Martial.

"Gol spektakuler Fadil Sausu di laga play-off Liga Champions Asia ke gawang Tampines Rovers menempati peringkat tiga gol terbaik dunia versi @ESPNFC dan mengalahkan gol Anthony Martial dan Angel Di Maria. Keren Capt!," tulis akun resmi Twitter Bali United.

Mendengar golnya jadi sorotan media internasional, membuat Fadil Sausu tercengang. Dia bangga golnya itu bisa membawa nama Bali United mendunia.

"Alhamdulillah dengar kabarnya begitu. Gak nyangka aja berita golnya mendunia gitu. Saya merasa senang bahagia karena sudah bawa Bali United ke kancah dunia lewat gol saya," tutur Fadil saat dihubungi INDOSPORT.

Fadil mengaku sedih dirinya disejajarkan dengan nama-nama seperti Neymar Jr, Dimitri Payet, Angel Di Maria, dan Anthony Martial yang masuk lima gol terbaik tersebut. Pemain kelahiran Palu ini tidak ingin dibanding-bandingkan dengan pemain lain dan hanya ingin tampil on fire di setiap pertandingan Serdadu Tridatu.

"Sedihnya nggak nyangka bisa masuk 5 gol terbaik. Saya pemain biasa yang gak ada apa-apanya dibandingkan pemain dunia. Saya kerja semangat dari hati buat Bali United, jadi jangan bandingkan saya dengan pemain kelas dunia. Saya hanya ingin tampil bagus saja buat Bali United untuk menang," sambungnya.

Mengenai golnya ke gawang Tampines Rovers tersebut, Fadil mengaku hanya memikirkan cara untuk membawa kemenangan untuk Bali United dengan modal semangat yang berapi-api.

"Saya tidak mengira cetak gol. Tapi dengan semangat tinggi karena bukan hanya nama Bali tapi juga mewakili Indonesia, di pikiran saya hanya menang dan menang," pungkas pemain bernomor punggung 14 tersebut.